Senin, 23 Mei 2022

Jatim Pertahankan Posisi sebagai Sentra Produksi Susu Sapi Tertinggi Nasional, Ini Rahasianya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
khofifah-meninjau-sapi Khofifah Indar Parawansa Gubernur meninjau salah satu sentra produksi susu sapi di Jawa Timur. Foto: Humas Pemprov Jatim

Produksi susu sapi Jawa Timur 2021 kembali menduduki peringkat tertinggi secara nasional sebagaimana tercatat dalam Data Angka Sementara 2021 hasil laporan kabupaten/kota ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dan juga Data dari BPS Tahun 2020.

Dari data itu, jumlah produksi susu sapi Provinsi Jawa Timur hingga akhir 2021 lalu mencapai 558.758 ton. Produksi susu sapi Jatim terbesar secara nasional diikuti Jawa Tengah dengan capaian produksi 283.361 ton, Jawa Barat 102.509 ton, DI Yogyakarta 5.306 ton, dan DKI Jakarta 4.337 ton.

Produksi susu sapi Jawa Timur dengan total 558.758 ton pada 2021 itu mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan dengan produksi susu pada 2020, yang mana saat itu produksi susu sapi Jatim hanya 534.152 ton.

“Alhamdulillah produksi susu sapi Jatim kembali tertinggi nasional. Produksi susu sapi Jatim tahun 2021 meningkat dari 2020. Terima kasih para peternak Jatim, perguruan tinggi, dan semua program pemerintah untuk peternak Jatim,” kata Khofifah Gubernur Jatim, Jumat (28/1/2022).

Gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu menyampaikan, hasil produksi susu sapi Jatim pada 2021 itu dihasilkan dari sebanyak 302.300 ekor sapi perah yang ada di Jawa Timur yang juga meningkat dibandingkan 2020 yang hanya 295.100 ekor.

Peningkatan populasi sapi perah di Jatim itu, kata Khofifah, terus didorong melalui sejumlah program unggulan yang dilaksanakan Pemprov melalui Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Peningkatan produksi sapi perah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat Jawa Timur itu dilakukan dengan menerapkan teknologi inseminasi buatan.

“Dalam meningkatkan produksi sapi perah, kami di Jatim punya program yang namanya Si Intan Brio. Si Intan Brio ini adalah penerapan teknologi inseminasi buatan menggunakan semen beku sexing jenis betina dan embrio transfer,” kata Khofifah.

Saat ini di Jatim ada sebanyak 3 industri produksi susu yang dikelola peternakan rakyat. Baik Green Field, Indolakto, dan juga Nestle. Para peternak rakyat terlibat langsung dalam proses produksi susu dan pembudidayaan sapi perahnya.

Tidak hanya hasil produksi susunya, jumlah sapi perah penghasil susu di Jawa Timur pada 2021 itu ternyata juga tercatat sebagai jumlah sapi perah terbanyak secara nasional.

Setelah Jatim ada Jawa Tengah dengan jumlah sapi perah sebanyak 142.100 ekor. Selisih cukup jauh dengan Jatim. Pada posisi ketiga ada Jawa Barat dengan 119.900 ekor sapi perah, Sumatera Utara sebanyak 5.000 ekor, dan DI Yogyakarta sebesar 3.400 ekor.

Sementara itu, jika dirinci lebih detail lagi, ada sejumlah daerah kabupaten kota di Jatim yang menjadi penyumbang terbesar jumlah populasi sapi perah. Pertama, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar, dan juga Kota Batu.

“Semoga dengan capaian membanggakan ini turut mendorong peningkatan kesejahteraan para peternak Jawa Timur dan kian mendorong Jawa Timur terus bangkit,” kata Khofifah.(den)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 23 Mei 2022
29o
Kurs