Minggu, 4 Desember 2022

Perang Rusia-Ukraina Bisa Meningkatkan Angka Kemiskinan di Sebagian Negara ASEAN

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Muhammad Lutfi Mendag RI menghadiri KTT Khusus ASEAN-Amerika Serikat, 11-13 Mei 2022, di Washington DC, AS. Foto: istimewa

Muhammad Lutfi Menteri Perdagangan RI melaksanakan arahan Joko Widodo Presiden untuk membahas upaya pemulihan ekonomi kawasan akibat pandemi Covid-19, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Amerika Serikat (AS), 11-13 Mei 2022, di Washington DC, AS.

Salah satu yang disuarakan Indonesia dalam forum internasional itu adalah penghentian perang Rusia dan Ukraina.

“Bapak Presiden memandang perang di Ukraina menciptakan tragedi kemanusiaan dan memperburuk perekonomian dunia. Kenaikan harga pangan, energi dan inflasi yang terjadi, memperberat perekonomian dan memperlambat tujuan pembangunan berkelanjutan di negara berkembang dan kurang berkembang,” ujarnya lewat keterangan tertulis, Minggu (15/5/2022).

Sekarang, lanjut Lutfi, kondisi pertumbuhan ekonomi dunia memang cukup memadai.

Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi muncul dan berkembang di Asia 0,5 persen pada 2022 dan 0,2 persen pada 2023.

Bank Dunia juga memprediksi pertumbuhan ekonomi beberapa negara ASEAN cuma 1,2 persen.

“Presiden Jokowi menilai kenaikan 10 persen harga minyak dunia akan berdampak pada menurunnya pendapatan nasional beberapa negara ASEAN sekitar 0,7 persen, dan kenaikan harga gandum juga akan mengakibatkan peningkatan kemiskinan 1 persen di sebagian negara ASEAN,” tutur Mendag.

Selama ini, sambung Lutfi, ASEAN sudah membangun arsitektur keamanan yang inklusif, mengedepankan paradigma kolaborasi, mendorong kebiasaan habit of dialogue dan rule based order.

Semangat itu juga diharapkan bisa dilaksanakan di negara-negara Indo-Pasifik melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pasifik.

“Presiden menyambut baik inisiatif Amerika Serikat melalui Indo-Kerangka Ekonomi Pasifik (IPEF). Presiden berharap terjalin sinergi antara IPEF dengan prioritas kerja sama di AOIP (ASEAN Outlook on the Indo-Pacific),” imbuhnya.

Lebih lanjut, Lutfi bilang Jokowi Presiden berencana melakukan Indo-Infrastructure Forum pada waktu Indonesia menjadi Ketua ASEAN tahun depan.

“Bapak Presiden berharap partisipasi Amerika Serikat dalam forum tersebut,” tutur Mendag.

Sebagai tindak lanjut arahan Jokowi Presiden, Lutfi mengagendakan ASEAN Economic Ministers (AEM) Special Meeting di Bali, tanggal 17-18 Mei 2022.(rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Minggu, 4 Desember 2022
25o
Kurs