Rabu, 24 April 2024

Mendag Minta Minyakita Melebihi HET Ditarik Satgas Pangan Mulai Minggu Depan

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Zulkifli Hasan Menteri Perdagangan RI, Senin (6/2/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Tidak hanya mengetatkan aturan membeli Minyakita dengan syarat KTP, Menteri Perdagangan RI minta, penjual yang masih menjajakan produk diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) akan ditarik satgas pangan. Kebijakan itu berlaku sepekan lagi.

Aturan itu hasil rapat dengan pihak-pihak terkait selama sepekan terakhir. Minyakita hampir di semua daerah se-Indonesia mengalami kelangkaan stok serta kenaikan harga.

“Jalan keluar bagaimana, saya sudah tadi dan minggu lalu. Mudah-mudahan dua minggu lagi sudah diatasi,” kata Zulkifi Hasan Menteri Perdagangan RI, Senin (6/2/2023).

Penjualan secara online melalui aplikasi Simirah ditiadakan. Hal ini untuk mengantisipasi pembelian secara borongan melalui online.

“Jual online tidak boleh lagi nanti borong Rp10 ribu liter gitu kan repot kita,” imbuhnya.

Zulkifli Hasan Menteri Perdagangan RI memborong bahan-bahan pokok di Pasar Tambakrejo Surabaya, Senin (6/2/2023). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Pembelian hanya boleh ke pasar dengan syarat membawa fotokopi KTP maksimal 10 liter atau kilogram.

“Diutamakan ke pasar belinya fotokopi biar tidak bisa borong,” tambahnya.

Ketersediaan stok Minyakita ditambah menjadi 450 ribu ton selama sebulan. Naik 100 ribu ton dari stok sebelum-sebelumnya.

“Online, pasar-pasar modern dikurangi (stoknya). Kita akan masuk pasar rakyat. Jatah ditambah. Dahulu 300 ribu ton sebulan sekarang dinaikkan 450 ribu ton. Mudah-mudahan Minyakita seminggu mendatang di pasar-pasar beredar lagi,” bebernya.

Sementara para penjual Minyakita diatas HET diminta menghabiskan stok. Satgas pangan akan menyita produk-produk itu jika masih beredar.

“Yang jual diatas Rp14 ribu diambil. Pengumpul-pengumpul itu tidak boleh lagi,” pungkasnya. (lta/iss/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Rabu, 24 April 2024
28o
Kurs