Sabtu, 2 Maret 2024

Presiden Tegaskan Pemerintah Terus Berupaya Mengatasi Kelangkaan Pupuk

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Jokowi Presiden didampingi Prabowo Subianto Menhan dan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah meninjau panen raya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023). Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden mengakui kelangkaan pupuk merupakan persoalan serius yang dihadapi para petani di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Presiden, produksi pupuk nasional memang belum sanggup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Pupuk impor juga jumlahnya masih terbatas karena produsen utama pupuk yaitu Rusia dan Ukraina masih terlibat perang.

Maka dari itu, Kepala Negara memerintahkan jajarannya untuk segera mencari solusi persoalan pupuk.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi, siang hari ini, Kamis (9/3/2023), usai meninjau panen raya padi, di Desa Lajer, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.

“Memang kita masih kurang pupuknya, itu nanti yang akan kami segera usahakan. Kebutuhan pupuk secara nasional kurang lebih 13 juta ton, pabrik-pabrik industri pupuk kita memproduksi baru 3,5 juta ton, dan kemarin tambahan dari Pupuk Iskandar Muda 570 ribu ton. Tempat bahan baku mau pun produksi pupuk yaitu Rusia dan Ukraina sedang perang. Jadi, kelangkaan pupuk problem yang dihadapi semua negara di dunia,” ujarnya.

Turut mendampingi Presiden, antara lain Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian, Prabowo Subianto Menteri Pertahanan, dan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto Menteri Koordinator bidang Perekonomian menyatakan Pemerintah sudah menyiapkan strategi untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Khusus untuk memperkuat sektor pertanian dan cadangan pangan di tengah ketidakpastian kondisi global, Pemerintah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan sebanyak Rp104,2 triliun.

Penguatan sektor pertanian juga dilakukan dengan mempermudah akses pembiayaan untuk peningkatan produksi pertanian seperti melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Alat dan Mesin Pertanian, serta KUR Super Mikro.(rid/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Sabtu, 2 Maret 2024
31o
Kurs