Rabu, 29 Mei 2024

Harga Sejumlah Bahan Pokok dan Pangan di Pasar Genteng Surabaya Masih Tinggi Jelang Ramadan

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Imroh Mukhtar salah satu pedagang sembako di Pasar Genteng Surabaya, Senin (26/2/2024). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Harga sejumlah bahan pokok dan pangan di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) masih tinggi menjelang Ramadan dua pekan lagi.

Pantauan suarasurabaya.net di Pasar Genteng Surabaya, sejumlah bahan pokok dan pangan yang masih tinggi itu terdiri dari beras, telur, gula, cabai, dan tomat.

Parno, pedagang sembako menyebut, cabai rawit dijual seharga Rp60 ribu, cabai merah Rp70 ribu. “Biasanya Rp30 ribu atau Rp40 ribu, cabai merah Rp60 ribu,” katanya saat ditemui suarasurabaya.net di Pasar Genteng, Senin (26/2/2024).

Selain itu untuk harga tomat, meski sudah turun tapi masih mahal, yakni Rp26 ribu. Sisanya, Parno menyebut belum mengalami kenaikan.

“Bawang merah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih Rp38 ribu hingga Rp40 ribu, bawang bombai Rp32 ribu,” bebernya.

Senada, Imroh Mukhtar pedagang lain mengatakan menjual harga cabai rawit mencapai Rp60 ribu, sementara cabai merah Rp100 ribu per kilogram.

Ia memprediksi akan ada lonjakan harga bahan pokok menjelang Ramadan. “Biasanya cabai, bawang merah, sama tomat, tapi sekarang udah mahal,” tambahnya.

Sementara Asak, pedagang sembako juga membeber harga beras premium masih tinggi bahkan merk tertentu terus naik.

“Beras Kelapa Rp80.000 (per lima kilogram), Pinpin Rp84 ribu, Setra Ramos Rp74 ribu, Anak Lanang Rp83 ribu, sebelumnya khusus Pinpin Rp65 ribu sampai Rp70 ribu aja,” ucapnya.

Sementara telur juga sudah sejak beberapa waktu lalu menginjak Rp31 ribu per kilogramnya, dan gula Rp16.500. “Telur biasanya Rp25 ribu, kalau gula Rp12.500,” tandasnya.

Sebelumnya saat masa tenang Pemilihan Umum (Pemilu) lalu, komoditas beras jenis premium mengalami kenaikan.

Dewi Soeriyawati Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya memastikan kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang ada di beberapa pasar utama, tetap disuplai beras medium 10 ton hingga 16 ton setiap pekan. (ita/bil/ham)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Bus di Trowulan Mojokerto

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Surabaya
Rabu, 29 Mei 2024
27o
Kurs