Kamis, 18 April 2024

Kemenko Marves Ungkap Indonesia Buka Peluang Investasi Carbon Capture Storage

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Jodi Mahardi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves Jodi Mahardi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Kemenko Marves (tengah) dalam sesi temu wartawan di Jakarta, Jumat (1/3/2024). Foto: Antara

Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) mengungkapkan, Indonesia membuka peluang investasi dalam industri Carbon Capture Storage (CCS).

“Berdasarkan studi Lemigas mencapai sekitar 600 gigaton , kita bayangkan saja untuk emisi Indonesia per tahun tidak sampai 1 juta gigaton. Berarti kita bisa menyimpan banyak sekali karbon, makanya kita membuka peluang CCS crossborder (lintas batas negara),” kata Jodi Mahardi Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan dan Maritim dan Energi Kemenko Marves, dilansir Antara, Juma (1/3/2024).

Jodi mengungkapkan, sudah ada dua wilayah yang berpotensi dikembangkan untuk mendongkrak industri ini, yakni CCS hub Sunda Asri di Sumatra Selatan dan Cilegon, Banten yang merupakan kerja sama dengan PT Pertamina dengan perusahaan gas dan minyak Exxonmobil.

Sementara itu, proyek lain yang berpotensi dikembangkan yakni Tangguh LNG yang merupakan Carbon Capture Utilization Storage (CCUS) oleh BP Global.

Menurut Jodi, peluang investasi lintas batas negara akan diutamakan dari negara-negara yang telah memiliki kebijakan penghargaan dan hukuman (reward and punishment) dalam penerapan pajak karbon, seperti Malaysia, Singapura, Jepang dan Korea Selatan.

“Mereka mencari peluang untuk melakukan crossborder. Tentunya kita akan menerapkan standard keamanan tertinggi seperti Pertamina, Exxon, dan BP kan sudah melakukan CCS puluhan tahun. Tentunya mereka punya standard keamanan paling tinggi,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengakui, beberapa waktu yang lalu pihaknya melakukan penandatanganan kerja sama dengan Exxon untuk melakukan investasi sektor petrokimia (advanced petrochemical) untuk memproduksi advanced plastic.

Dalam proses produksinya, perusahaan tersebut tengah mencari lokasi strategis yang berdekatan dengan CCS di kawasan Sunda-Asri. (ant/sya/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Motor Tabrak Pikap di Jalur Mobil Suramadu

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Kamis, 18 April 2024
29o
Kurs