Sabtu, 3 Oktober 2026

ASDP Operasikan 27 Kapal untuk Urai Antrean di Ketapang-Gilimanuk

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Antrean kendaraan masuk Pelabuhan Ketapang pada Jumat (25/09/2026). Foto: Budiono via WA SS

Pergerakan kendaraan di penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) mulai lancar, dan antrean kendaraan angkutan logistik semakin menyusut, di mana pada Jumat terpantau hanya sekitar 500 meter.

Heru Widodo, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), dalam keterangannya yang dilansir Antara, Jumat (2/10/2026), menyampaikan penguatan operasional terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan, sehingga kapasitas pelayanan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami terus memantau perkembangan arus kendaraan dan penumpang secara berkala, sekaligus menyesuaikan pola operasi kapal dengan kondisi aktual di lapangan, dan alhamdulillah perkembangan antrean yang semakin terkendali menjadi bagian dari proses pemulihan layanan yang terus kami dorong,” katanya.

Ia menyebutkan, data operasional pergerakan pengguna jasa di Pelabuhan Ketapang tetap menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi. Pada Rabu (30/9/2026), jumlah penumpang tercatat sebanyak 19.101 orang dengan 5.881 kendaraan, meningkat 4,57 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sementara pada Kamis (1/10/2026), jumlah penumpang tercatat sebanyak 19.942 orang dengan 5.745 kendaraan.

Menurut Heru, ASDP terus menyesuaikan kapasitas layanan di lintasan Ketapang-Gilimanuk agar arus penumpang dan kendaraan dapat terlayani secara optimal.

“Saat ini sebanyak 27 kapal dioperasikan melalui sejumlah dermaga di Pelabuhan Ketapang, terdiri dari lima kapal di Dermaga MB I, lima kapal di Dermaga MB III, 12 kapal di Dermaga LCM dan lima kapal di Dermaga MB IV,” katanya.

Media Syahrianto, General Manager ASDP Cabang Ketapang, menambahkan kelancaran layanan tidak hanya bergantung pada jumlah kapal yang beroperasi, tetapi juga pada pengaturan distribusi kendaraan, pemanfaatan fasilitas dermaga, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di lapangan.

“Kami memahami bahwa kelancaran penyeberangan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat maupun distribusi logistik, oleh karena itu setiap perkembangan di lapangan terus kami respons dengan pengaturan operasional yang dinamis,” katanya.

Ia menyampaikan, ASDP juga terus memantau kondisi antrean di kedua sisi pelabuhan (Ketapang dan Gilimanuk) serta pergerakan kapal secara berkala.

“Pengaturan operasional akan terus disesuaikan dengan kondisi lalu lintas kendaraan, kapasitas dermaga, kesiapan armada dan aspek keselamatan pelayaran,” kata Media.(ant/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 3 Oktober 2026
29o
Kurs