Senin, 2 Maret 2026

Beras hingga Minyak Goreng Surplus, Mentan: Stok Pangan Jelang Idul Fitri Aman

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Ilustrasi Beras. Foto: iStock

Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian memastikan stok bahan pokok strategis nasional aman dan surplus menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Produksi dan cadangan diklaim cukup untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga.

“Ketersediaan dan stabilitas bahan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dalam kondisi aman dan terkendali, baik secara nasional maupun di tingkat daerah,” kata Amran seperti dilansir Antara di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan Neraca Pangan dan Proyeksi Produk hingga April 2026, mayoritas komoditas surplus. Stok beras mencapai sekitar 3,5 juta ton dan diperkirakan bertambah seiring panen raya, dengan tren produksi naik sekitar 15 persen hingga Maret 2026.

“Kalau tren ini bertahan sampai akhir bulan, hampir pasti stok kita tembus 6 juta ton. Ini belum pernah terjadi selama kita merdeka, Kalau konsisten hingga akhir tahun, potensi surplus diperkirakan bisa mencapai sekitar 9 juta ton,” ujarnya.

Jagung tersedia 10,751 juta ton dengan kebutuhan 5,899 juta ton, surplus 4,852 juta ton. Sedangkan gula konsumsi surplus 595 ribu ton, cabai besar surplus 74 ribu ton, dan cabai rawit surplus 105 ribu ton.

“Insya Allah, menjelang Lebaran 2026 kebutuhan pokok aman. Beras, jagung, gula konsumsi cukup, masyarakat tidak perlu khawatir,” klaimnya.

Sejumlah komoditas masuk kategori ekspor, yakni minyak goreng surplus 3,556 juta ton, daging ayam 728 ribu ton, telur ayam 349 ribu ton, serta bawang merah 57 ribu ton.

“Minyak goreng kita surplus besar, ayam dan telur juga lebih dari cukup. Ini bukti bahwa produksi dalam negeri kuat dan mampu menopang kebutuhan nasional, bahkan untuk ekspor,” ujarnya

Pemerintah terus mengawal produksi, distribusi, dan penguatan stok, terutama menghadapi lonjakan konsumsi saat Ramadhan dan Idul Fitri.

“Petani kita kawal, penyuluh di lapangan sudah kami kerahkan. Ini kami pantau harian. Jadi, stok ada, produksi jalan, distribusi kita kawal. Target kita sederhana, Lebaran tenang, harga stabil, masyarakat tersenyum,” imbuhnya.

Pemerintah optimistis Ramadan dan Lebaran 2026 berlangsung tanpa gangguan pasokan maupun lonjakan harga.(ant/lea/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Senin, 2 Maret 2026
26o
Kurs