Selasa, 20 Januari 2026

Bursa Asia Melemah, IHSG Bertahan di Zona Hijau

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi indeks saham. Foto: Shutterstok

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil menutup perdagangan Selasa (20/1/2026) di zona hijau, meski bursa saham kawasan Asia banyak yang melemah.

IHSG naik tipis 0,83 poin atau 0,01 persen ke level 9.134,70. Di sisi lain, indeks LQ45 justru turun 8,74 poin atau 0,98 persen ke posisi 884,38.

“IHSG melanjutkan penguatan di tengah potensi momentum January Effect. Di sisi lain, pelaku pasar mulai memposisikan diri menjelang keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI),” terang Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dilansir dari Antara.

Di sisi global, bursa Asia menghadapi tekanan. Ancaman tarif baru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap negara-negara Eropa memicu potensi aksi balasan, yang menambah ketidakpastian pasar. Uni Eropa merencanakan respons dengan pengenaan tarif senilai 108 miliar dolar AS jika AS mengeksekusi pajak 10 persen mulai 1 Februari 2026.

Selain itu, sentimen datang dari Jepang, di mana Perdana Menteri Sanae Takaichi mengumumkan pembubaran parlemen dan pemilihan umum baru untuk memperkuat dukungan terhadap agenda pengeluaran pemerintah. Sementara itu, Bank Sentral China (PBoC) mempertahankan suku bunga Loan Prime Rate (LPR) tenor satu tahun di 3,0 persen dan LPR lima tahun di 3,5 persen, sesuai ekspektasi pasar, untuk menopang pertumbuhan ekonomi secara selektif.

Di dalam negeri, IHSG dibuka menguat dan bertahan di teritori positif hingga penutupan perdagangan. Dari sisi sektoral, delapan sektor menguat, dipimpin sektor barang baku naik 2,49 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer 2,08 persen, dan sektor industri 1,86 persen. Sementara itu, tiga sektor melemah: transportasi & logistik turun 0,42 persen, sektor energi 0,32 persen, dan infrastruktur 0,05 persen.

Saham TOSK, BAIK, AWAN, AIMS, dan NATO mencatat penguatan terbesar, sedangkan POLU, INOV, CRAB, ERTX, dan ISEA menjadi yang paling melemah. Aktivitas perdagangan mencapai 3,94 juta kali transaksi dengan volume 72,40 miliar saham senilai Rp29,78 triliun. Dari total saham, 336 naik, 323 turun, dan 143 stagnan.

Di pasar regional, indeks Nikkei turun 1,03 persen ke 53.029,00, Shanghai melemah 0,01 persen ke 4.113,65, Hang Seng turun 0,29 persen ke 26.487,51, Kuala Lumpur turun 0,77 persen ke 1.699,06, dan Strait Times melemah 0,14 persen ke 4.828,00. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 20 Januari 2026
28o
Kurs