Selasa, 31 Maret 2026

IHSG Ditutup di Zona Merah, Dipicu Tensi AS-Iran dan Kenaikan Minyak

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi saham turun. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Selasa (31/3/2026), ditutup melemah seiring tekanan dari sentimen domestik dan global.

IHSG turun 43,45 poin atau 0,61 persen ke posisi 7.048,22. Sementara indeks LQ45, yang mencerminkan 45 saham unggulan, turun 1,68 poin atau 0,23 persen ke 715,81.

Menurut Reydi Octa Pengamat Pasar Modal, pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen dari domestik dan mancanegara.

“IHSG hari ini menurut saya masih bergerak dalam tekanan kombinasi sentimen global dan domestik,” ujar Reydi seperti dilansir Antara.

Dari mancanegara, Reydi mengatakan masih dipengaruhi oleh keberlangsungan tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran, serta pergerakan harga energi, utamanya kenaikan harga minyak mentah.

Sementara dari dalam negeri, ia menyebut lebih ke arah kekhawatiran kenaikan inflasi dan pergerakan nilai tukar (kurs) Rupiah.

“Investor cenderung defensif, terlihat dari rotasi ke saham energi dan komoditas serta mulai selektif di big caps,” ujar Reydi.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat dipimpin sektor barang konsumen primer yang naik sebesar 1,32 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor properti yang masing-masing naik sebesar 0,43 persen dan 0,33 persen.

Sedangkan delapan sektor melemah yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam sebesar 4,10 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor teknologi yang masing-masing turun sebesar 2,53 persen dan 1,33 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu WEHA, POLA, CHEM, YPAS, dan BANK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni MDIY, GSMF, DATA, PPRE dan NZIA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.748.005 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,26 miliar lembar saham senilai Rp14,95 triliun. Sebanyak 262 saham naik, 406 saham menurun dan 151n tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 658,85 poin atau 1,27 persen ke 51.227,00, indeks Shanghai melemah 31,43 poin atau 0,80 persen ke 3.891,86, indeks indeks Hang Seng menguat 37,35 poin atau 0,15 persen ke 24.788,14, dan indeks Strait Times melemah 3,11 poin atau 0,06 persen ke 4.894,15. (ant/ily/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2026
28o
Kurs