Selasa, 10 Maret 2026

IHSG Menguat 1,41 Persen Didukung Koreksi Harga Minyak Global

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Saham naik. Foto: suarasurabaya.net

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan Selasa (10/3/2026) sore dengan penguatan signifikan, dipicu oleh koreksi harga minyak mentah di pasar global dan rebound teknis setelah koreksi tajam sehari sebelumnya.

IHSG ditutup naik 103,54 poin atau 1,41 persen ke level 7.440,91. Sementara itu, indeks LQ45 yang mewakili 45 saham unggulan naik 9,37 poin atau 1,25 persen menjadi 759,94.

“IHSG rebound dari koreksi tajam sehari sebelumnya, yang dipicu oleh koreksi harga minyak mentah, penguatan indeks bursa Wall Street dan Asia, serta technical rebound,” ujar Rarna Lim Kepala Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Pada perdagangan hari ini, harga minyak acuan WTI tercatat turun 7,83 persen ke level 87,35 dolar AS per barel, sementara Brent melemah 7,99 persen menjadi 91,05 dolar AS per barel.

Pelemahan ini terjadi di tengah potensi meredanya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa operasi militer terhadap Iran telah “very complete”.

Selain faktor global, data ekonomi domestik juga mendukung penguatan pasar saham. Penjualan ritel Indonesia pada Januari 2026 tercatat tumbuh 5,7 persen year on year (yoy), naik dari 3,5 persen pada Desember 2025, serta lebih tinggi dibandingkan perkiraan 4 persen (yoy). Peningkatan ini diperkirakan berlanjut pada Februari 2026 seiring momen Tahun Baru Imlek, awal Ramadan, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dilansir dari Antara, investor regional juga menantikan data inflasi AS Februari 2026, yang diperkirakan stabil di level 2,4 persen (yoy), sementara core CPI diperkirakan tetap di 2,5 persen (yoy).

IHSG mempertahankan momentum positif sejak pembukaan hingga penutupan sesi perdagangan. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh 11 sektor mengalami penguatan. Sektor barang baku memimpin dengan kenaikan 4,85 persen, diikuti sektor industri (+2,69 persen) dan sektor barang konsumen non primer (+2,68 persen).

Saham-saham yang mencatat penguatan terbesar antara lain INPC, NETV, YELO, APLN, dan MBMA. Sementara saham dengan pelemahan terbesar adalah INDS, MKAP, ZATA, UDNG, dan KOKA.

Frekuensi perdagangan tercatat 2.027.866 kali transaksi dengan volume perdagangan 36,27 miliar lembar saham senilai Rp19,16 triliun. Sebanyak 534 saham menguat, 190 saham melemah, dan 93 saham stagnan.

Pasar saham Asia sore ini juga mencatat penguatan signifikan. Indeks Nikkei naik 1.519,69 poin (+2,88%) ke 54.248,40, Hang Seng bertambah 551,43 poin (+2,17%) menjadi 25.959,90, Shanghai menguat 26,54 poin (+0,65%) ke 4.123,14, dan Strait Times meningkat 104,03 poin (+2,19%) menjadi 4.861,64. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 10 Maret 2026
27o
Kurs