Menurutnya, India dan Indonesia melihat banyak peluang kerja sama yang dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan nilai perdagangan di masa mendatang.
“Pembahasan difokuskan pada penguatan kerja sama di bidang mineral kritis, ekosistem inovasi, kolaborasi infrastruktur digital, hingga industri farmasi,” ujarnya.
Selain itu, kedua negara juga membahas pengembangan sistem pembayaran digital, pengolahan pangan, pertambangan serta pengembangan mineral kritis yang kini menjadi kebutuhan penting bagi industri global.
Tandon menilai sektor farmasi menjadi salah satu bidang yang memiliki prospek besar untuk dikembangkan melalui kerja sama bilateral.
“India dikenal sebagai salah satu pusat produksi obat-obatan dunia, sementara Indonesia memiliki sistem kesehatan publik yang membutuhkan obat berkualitas dengan harga terjangkau. Ini menjadi salah satu bidang kerja sama yang potensial,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

