Sabtu, 24 Januari 2026

Komunitas Game Diminta Sosialisasikan Gim Lokal di Tanah Air

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Ilustrasi - Sekelompok pemuda bermain gim. Foto: iStock

Pemerintah meminta komunitas pecinta gim di Indonesia menjadi ujung tombak promosi produk lokal. Dyah Roro Esti Widya Putri Wakil Menteri Perdagangan menilai komunitas tidak sekadar pengguna, melainkan juga agen penyebar informasi gim buatan anak bangsa.

“Masih banyak sekali game Indonesia yang perlu kita sosialisasikan ke orang kita sendiri. Teman-teman di sini mempunyai peran, bukan hanya sebagai user, sebagai orang yang minat terhadap game nasional kita, tapi juga mempunyai peran tambahan, yaitu bagaimana kalian dengan cara yang kreatif bisa menyebarluaskan informasi ini,” ujar Dyah Roro di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Wamendag, banyak gim Indonesia justru lebih diminati dan banyak diunduh di luar negeri dibandingkan di dalam negeri.

Data yang disampaikan Dyah Roro menunjukkan, Indonesia merupakan negara ketiga di Asia dengan jumlah unduhan game terbanyak dan memiliki 192 juta gamer, atau sekitar 43 persen dari total gamer di Asia Tenggara.

Namun, pangsa pasar domestik masih didominasi gim asing sebesar 99,5 persen. Kondisi ini membuat dampak ekonomi dari gim lokal belum terasa maksimal.

“Potensi pasar domestik kita juga sebetulnya masih memiliki ruang untuk kita monetize. Dan baru sekitar 57 persen pengguna game di Indonesia yang berpartisipasi secara komersial, ataupun melakukan pembelanjaan. Jadi ini masih banyak sekali ruang yang bisa kita isi,” kata Dyah Roro dilansir dari Antara.

Dia menekankan, selain kualitas produk, akses ke etalase digital, visibilitas distribusi, dan mekanisme monetisasi yang sesuai karakter konsumen Indonesia menjadi kunci membangkitkan industri gim nasional.

Melalui komunitas, gim lokal diharapkan dapat tersebar lebih luas lewat koneksi antarkelompok dan memperkuat pasar domestik. Kolaborasi dengan pemerintah juga dinilai penting untuk membuka akses global, sehingga ekosistem industri gim Indonesia dapat tumbuh berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi bagi bangsa. (ant/lea/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 24 Januari 2026
29o
Kurs