Kamis, 1 Oktober 2026

Nilai Tukar Rupiah Melemah Imbas Data Tenaga Kerja AS Menguat

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi. Rupiah. Foto: Bank Indonesia

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (1/10/2026), bergerak melemah 21 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.915 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.894 per dolar AS.

Josua Pardede Kepala Ekonom Permata Bank menyatakan pelemahan itu dipicu data Automatic Data Processing (ADP) Employment Change AS untuk September 2026 yang meningkat menjadi 90 ribu dari 38 ribu pada bulan sebelumnya.

“Data tersebut menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja AS, sehingga turut mendukung permintaan terhadap dolar AS,” ujarnya di Jakarta, Kamis (1/10/2026), dilansir Antara.

Sementara itu, indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed, yaitu Personal Consumption Expenditures (PCE), tercatat lebih rendah dari ekspektasi. PCE Price Index tetap berada di level 3,4 persen year on year (yoy) pada Agustus 2026, di bawah konsensus sebesar 3,7 persen yoy.

Sejalan dengan headline inflation, Core PCE Price Index juga tidak berubah di level 3,0 persen yoy, lebih rendah dari ekspektasi sebesar 3,3 persen yoy. Melihat sentimen domestik, rupiah disebut memperoleh sentimen positif berkat ketegasan Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“Pernyataan tersebut memberikan reassurance kepada investor terkait prospek stabilitas rupiah,” ujarnya.

Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) juga menjadwalkan rilis data neraca perdagangan Agustus 2026 dan inflasi September 2026.

“Kami memperkirakan surplus neraca perdagangan meningkat dari 0,12 miliar dolar AS pada Juli 2026 menjadi 0,93 miliar dolar AS pada Agustus 2026, didukung oleh kenaikan harga komoditas. Sementara itu, inflasi headline diperkirakan meningkat menjadi 3,35 persen yoy pada September 2026 dari 3,19 persen yoy pada bulan sebelumnya, didorong oleh kenaikan harga volatile dan administered prices,” kata Josua.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.825–Rp17.925 per dolar AS.(ant/fia/kir/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 1 Oktober 2026
31o
Kurs