Selasa, 6 Oktober 2026

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Pelemahan Dolar Imbas Buyback Obligasi

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Ilustrasi - Rupiah dan Dolar AS. Foto: iStock

Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan, Kamis (20/8/2026), menjadi Rp17.810 per dolar AS.

Lukman Leong analis mata uang Doo Financial menerangkan, penguatan nilai rupiah seiring pelemahan dolar AS akibat buyback obligasi.

“Rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan tajam pada dolar AS itu sendiri setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana untuk menggandakan operasi buyback guna mendukung likuiditas obligasi jangka panjang,” kata Lukman, melansir Antara.

Penguatan rupiah juga terjadi setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Rabu (19/8/2026) kemarin.

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75 persen dan Lending Facility sebesar 6,50 persen.

Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut, Lukman memproyeksikan rupiah bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.850 per dolar AS pada perdagangan Kamis.(ant/kir/faz)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Selasa, 6 Oktober 2026
31o
Kurs