Jumat, 6 Maret 2026

Pemkot Surabaya Gencarkan Pasar Murah Antisipasi Inflasi di Tengah Konflik Timur Tengah

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Ilustrasi. Foto : Antara

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggencarkan pasar murah untuk mengantisipasi dan mengendalikan inflasi di tengah konflik Timur Tengah.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menyebut, intervensi melalui Pasar Murah disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika global tersebut.

“Kita akan melakukan Pasar Murah. Kita juga akan menjaga inflasi agar di Surabaya tidak tinggi meskipun dengan kejadian global ini,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, dinamika geopolitik berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok.

“Yang menjadi perhatian utama kami adalah potensi dampak terhadap inflasi. Kondisi geopolitik bisa berpengaruh pada kenaikan harga bahan bakar dan kebutuhan pokok. Karena itu, kami akan memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi di daerah,” tegasnya.

Karenanya, kata Eri, Pemkot Surabaya akan mengintensifkan pemantauan harga di pasar, memperkuat koordinasi dengan distributor, serta memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman.

Adapun hingga saat ini, pemkot terus berkomunikasi dan menunggu arahan pemerintah pusat soal situasi global. Selain itu, pemkot juga sudah membahas ancaman inflasi akibat kondisi ini, sehingga pemantauan perkembangan dan skala kenaikan harga akan dilakukan sampai pekan depan.

“Ini sudah kita rapatkan berulang kali dengan semua stakeholder terkait kemungkinan inflasi. Kita lihat skala harga sampai minggu depan. Karena dengan Selat Hormuz yang diblokir dan semakin masifnya perang ini, kami khawatir ketika harga minyak naik otomatis akan mempengaruhi harga semua barang di Indonesia, khususnya Surabaya,” bebernya.

Ia menyebut prioritas pemkot saat ini mencegah gejolak global itu menjalar menjadi lonjakan harga yang sulit dikendalikan di tingkat lokal.

“Yang terpenting bagi kami di daerah adalah menjaga stabilitas dan kondusivitas kota. Jangan sampai terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali akibat situasi global,” lanjutnya. (lta/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 6 Maret 2026
30o
Kurs