Senin, 26 Januari 2026

Peneliti BRIN: Pembelian Emas Tetap Jalan Meski Terhimpit Biaya Hidup Tinggi

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Emas Antam. Foto Ilustrasi: Pajak.com

Laporan bulanan World Gold Council yang terbit pada Januari 2026 mencatat pembelian emas oleh lembaga dan rumah tangga di sejumlah negara berkembang tetap berjalan, meskipun mereka masih terhimpit biaya hidup yang tinggi. Selain itu ada juga perbaikan arus dana ke produk investasi berbasis emas, termasuk exchange-traded funds.

Syahrir Ika Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga Direktur PT Aneka Tambang Tbk 2003-2005 dalam pandangannya yang dirilis Antara, Senin (26/1/2026), menilai emas kembali difungsikan sebagai alat menjaga keseimbangan portofolio.

Beberapa tahun terakhir, sejumlah bank sentral di Asia dan Amerika Latin menambah porsi emas dalam cadangan devisa mereka, secara bertahap. Langkah ini diambil untuk mengurangi ketergantungan pada suatu mata uang cadangan utama. Juga memperkuat nilai aset eksternal di tengah ketidakpastian arah ekonomi global.

Upaya ini dianggap sebagai strategi bank sentral di Asia dan Amerika Latin untuk menjaga stabilitas sistem keuangan nasional masing-masing negara.

Di Indonesia Emas Jadi Unsur Pendukung Kepercayaan Pasar

Porsi kepemilikan emas dalam cadangan resmi Indonesia tidaklah besar. Namun emas masih dipandang sebagai unsur yang mendukung kepercayaan pasar terhadap ketahanan eksternal perekonomian nasional.

Syahrir Ika menjelaskan, memasuki awal 2026, pasar emas masih dibawah bayang-bayang arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah dan Eropa Timur, serta ekspektasi inflasi di negara-negara dengan porsi ekonomi terbesar menjadi rujukan pelaku pasar.

Beberapa masalah yang mempengaruhi pasar emas adalah ketegangan di kawasan energi Amerika Latin, termasuk dinamika dengan Venezuela, serta isu strategis di kawasan Arktik seperti Greenland.

Lembaga riset internasional masih percaya ruang kenaikan harga emas masih ada. Namun lajunya diperkirakan lebih terukur dibandingkan fase reli sebelumnya.

Cara Investasi Emas buat Pemula

Investasi jadi salah satu cara seseorang memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik di masa depan. Beberapa pilihan investasi pun tersedia, mulai dari investasi saham, deposito, tanah, hingga emas.

Emas tidak hanya populer sebagai perhiasan tubuh, tapi juga pilihan investasi yang menguntungkan.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam investasi emas bagi pemula:

1. Pastikan anda mengetahui apa tujuan berinvestasi. Beberapa tujuannya adalah tabungan pernikahan, pendidikan, atau investasi hari tua.

Misalnya seseorang memiliki target berhenti bekerja dalam 10 tahun dan memulai usahanya sendiri. Kemudian penghasilan disisihkan dan diinvestasikan emas. Dengan tujuan yang jelas, seseorang akan tau berapa besaran emas yang diinvestasikan setiap bulannya.

2. Pantau harga emas secara berkala, ada banyak situs dan portal berita yang menyajikan fluktuasi harga emas setiap harinya. Tujuannya untuk memberikan pilihan kapan seseorang bisa membeli dan menjual emas yang dimiliki.

3. Beli emas di tempat terpercaya, khususnya pembelian emas batangan untuk investasi. Tempat-tempat resmi dan terpercaya, biasanya akan menyertakan surat-surat dan sertifikat saat pembelian. Misalnya membeli emas di kantor PT ANTAM atau situs-situs e-commerce yang memang menjual emas dari PT ANTAM secara resmi.

4. Keamanan penyimpanan emas sangatlah penting, yang paling mudah adalah menyimpan emas di brankas atau safety box. Atau bisa menyimpan di Safe Deposit Box (SDB) yang ditawarkan pihak bank. Tapi perlu diperhatikan, penyimpanan melalui SDB memiliki biaya tambahan.

5. Berinvestasi fokusnya ke masa depan. Seseorang harus memahami konsep investasi sebagai tabungan masa depan, baik dari sisi jangka panjang dan pendek. Bisa berjangka 10-15 tahun ke depan, perlu kesabaran untuk melihat hasilnya. (ant/lea/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 26 Januari 2026
32o
Kurs