Selasa, 20 Januari 2026

Penyaluran KUR 2025 Capai Rp270 Triliun, Debitur Baru Lampaui Target

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Maman Abdurrahman Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkunjung ke Pasar Pagi Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (30/12/2025). Foto: Kementerian UMKM

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2025 mencapai Rp270 triliun, setara 96 persen dari target Rp280 triliun. Program ini berhasil menjangkau 4,58 juta debitur, termasuk 2,7 juta debitur baru.

“Artinya, capaian debitur baru melampaui target yaitu menjadi 117 persen,” ujar Maman Abdurrahman Menteri UMKM menyampaikan capaian tersebut dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Selain itu, Maman menyebutkan Kementerian UMKM berhasil meningkatkan jumlah debitur graduasi atau naik kelas, dengan realisasi mencapai 131 persen.

Program ini juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan riset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), setiap debitur KUR rata-rata menyerap 2–3 tenaga kerja, sehingga total potensi penyerapan mencapai 7,7 hingga 11,6 juta orang.

“Meski positif, mayoritas tenaga kerja masih berada di sektor informal. Ke depan, kami akan merumuskan strategi agar pekerja hasil program KUR dapat masuk sektor formal, sehingga memperoleh jaminan dan perlindungan lebih baik,” kata Maman.

Tahun 2025 menjadi tonggak sejarah bagi KUR karena untuk pertama kalinya alokasi dana ke sektor produksi mencapai 60,7 persen atau Rp163 triliun, melampaui target 60 persen.

Selain pembiayaan, Kementerian UMKM menekankan kemudahan izin usaha dan peningkatan daya saing melalui sertifikasi. Sepanjang 2025, tercatat: 3 juta Nomor Induk Berusaha (NIB) diterbitkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), 2,8 juta sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lebih dari 1 juta sertifikasi SNI Bina UMK dari Badan Standardisasi Nasional (BSN)

Maman menegaskan meski sertifikasi tersebut bukan kewenangan langsung Kementerian UMKM, pihaknya terus mendukung lembaga terkait agar jumlah sertifikasi terus meningkat. (ant/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 20 Januari 2026
28o
Kurs