Kamis, 12 Februari 2026

Rupiah Melemah 25 Poin Jadi Rp16.811 per Dolar AS

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Ilustrasi. Rupiah. Foto: Bank Indonesia

Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Kamis (12/2/2026), di Jakarta melemah 25 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp16.811 per dolar AS, dari mulanya Rp16.786 per dolar AS.

Meski terjadi perlemahan, Saudara Rully Nova Analis Bank Woori melihat peluang rupiah menguat terbatas seiring melemahnya data ekonomi Amerika Serikat.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan menguat masih terbatas di kisaran Rp16.750-Rp16.800 dipengaruhi oleh data ekonomi AS yang lemah, yang memberikan signal bagi The Fed untuk pelonggaran moneter,” kata Saudara Rully Nova dilansir Antara, Kamis (12/2/2026).

AS mengumumkan data penjualan ritel pada Desember 2025 bergerak datar di 0,0 persen month to month (mom), melambat dari November 2025 dan kurang dari ekspektasi pasar sebesar 0,4 persen mom.

Dari sisi data ketenagakerjaan non-farm payrolls (NFP) AS sebesar 130 ribu pada Januari 2026, lebih tinggi dari proyeksi 70 ribu bertumbuh 181 ribu pada Desember 2025.

Total pertumbuhan pekerjaan non pertanian 2025 direvisi menurun jadi 181 ribu dari 584 ribu.

Rilis data inflasi AS juga ditengah ditunggu pelaku pasar, yang diperkirakan tidak banyak berubah dibandingkan periode sebelumnya, yaitu 0,3 persen secara bulanan dan 2,7 persen year on year.

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar akan melihat fundamental ekonomi Indonesia dan ruang fiskal pemerintah. Di mana perekonomian Indonesia bakal ditopang belanja masyarakat. Tapi tren kenaikan inflasi akan terus berlanjut dan menekan daya beli masyarakat.(ant/lea/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 12 Februari 2026
32o
Kurs