IHSG Dibuka Melemah di Tengah Pasar Cermati Arah Kebijakan Moneter
Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:27 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara
Pemerintah, kata dia, harus mendorong penguatan kelembagaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan otoritas bursa sehingga mendukung tata kelola yang pada perdagangan di pasar, termasuk pemenuhan rasio free float.
Sementara kebijakan Bank Indonesia (BI) menurutnya harus ketat/tight money policy dengan kenaikan suku bunga acuan dan instrumen non bunga lainnya seperti kenaikan rasio Giro Wajib Minimum (GWM) guna menahan pelemahan rupiah.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, pihaknya memprediksi rupiah berkisar Rp18.140-Rp18.200 per dolar AS.(ant/ris/ipg)