Sabtu, 7 Maret 2026

Stok Beras Bulog Capai 3,7 Juta Ton, Cadangan Pangan Indonesia Aman hingga 324 Hari

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Pekerja mengemas beras di gudang Perum Bulog Subdivisi Regional (Drive) Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. Foto: Antara

Perum Bulog memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara nasional tetap dalam kondisi aman meskipun dunia tengah menghadapi ketegangan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah.

Persediaan beras tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional.

Andi Afdal Direktur Operasi Perum Bulog menegaskan, pihaknya terus memastikan pengelolaan cadangan beras pemerintah berjalan optimal di tengah berbagai tantangan global, termasuk potensi dampak fenomena El Nino pada 2026.

“Stok beras yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional,” kata Andi Afdal pada Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, stok beras yang dikelola oleh Bulog saat ini mencapai sekitar 3,7 juta ton. Persediaan tersebut disiapkan untuk berbagai kebutuhan intervensi pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran.

Selain menjaga stok, Bulog juga terus memperkuat pengelolaan cadangan beras melalui penyerapan hasil produksi dalam negeri serta pengaturan distribusi yang lebih terencana.

Dilansir dari Antara, langkah ini dilakukan untuk memastikan cadangan pangan pemerintah tetap terjaga di tengah berbagai dinamika global, termasuk konflik antara Iran dengan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat.

Sementara itu, Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional menegaskan bahwa kondisi cadangan pangan nasional saat ini berada pada posisi yang sangat aman.

“Setelah kami menghitung kekuatan cadangan pangan nasional dengan mempertimbangkan kondisi geopolitik global yang memanas, Alhamdulillah cadangan pangan kita saat ini tersedia hingga 324 hari ke depan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan pangan kita cukup dan terus kami perkuat,” ujar Amran.

Ia menjelaskan perhitungan tersebut berasal dari berbagai sumber cadangan pangan nasional. Selain stok beras pemerintah yang dikelola oleh Bulog, cadangan juga berasal dari sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), serta potensi produksi dari tanaman yang masih tumbuh di lahan pertanian.

Menurut Amran, stok beras yang dikelola Bulog saat ini mencapai sekitar 3,7 juta ton. Angka tersebut ditambah cadangan di sektor horeka yang diperkirakan lebih dari 12 juta ton, serta potensi produksi dari standing crop yang mencapai sekitar 10 hingga 11 juta ton.

Secara keseluruhan, total cadangan tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional hingga sekitar 324 hari ke depan. (ant/saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Sabtu, 7 Maret 2026
30o
Kurs