Sabtu, 10 Januari 2026
Advertorial

Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola with Tri 2026 Digelar di Lima Kota, Dimulai dari Surabaya

Laporan oleh Tim Redaksi
Bagikan
Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola (LTB) with Tri 2026 akan digelar di lima kota disampaikan di Surabaya, pada Jumat (9/1/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola (LTB) with Tri 2026 akan diselenggarakan di sejumlah daerah di Indonesia, pada Januari hingga September 2026 mendatang.

Gelaran Liga untuk membangun ekosistem futsal komunitas secara berkelanjutan itu, akan diawali dari Surabaya Series di Jawa Pos Arena pada 16 Januari – 1 Februari 2026. Disusul dengan Gresik Series di GOR Wahana Poesponegoro pada 11 – 18 April, Mojokerto Series di GOR Seni Majapahit pada 16 – 30 Mei, Yogyakarta Series di GOR Pancasila Universitas Gajah Mada (UGM) pada 9 – 22 Agustus, dan Malang Series di GOR Ken Arok pada 12 – 26 September.

“Ini adalah Liga futsal antar pelajar tingkat SMP, SMA dan sederajat yang dirancang sebagai plaform berkelanjutan bagi student athlete dengan fokus pada kompetisi, pembinaan dan pengembangan karakter melalui olahraga dan ekspresi,” kata Tantri Raihani Public Relations PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) dalam Press Conference di Surabaya, pada Jumat (9/1/2026).

Dalam season 2026 ini, terdapat sejumlah program utama, yakni LTB School Connect yang merupakan aktivasi ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan Liga, menghadirkan mini games dan membangun interaksi langsung dengan pelajar.

Kemudian ada Futsal Competition, sebuah kompetisi inti yang mempertemukan tim futsal SMP dan SMA. Dengan sistem resmi yang terstruktur, program tersebut menjadi ajang prestasi olahraga berkualitas bagi pelajar.

Terdapat juga LTB Supporter Competition, yakni ajang adu kreativitas antar suporter sekolah melalui yel-yel dan koreografi. Program tersebut memperkuat atmosfer pertandingan vdan menumbuhkan kebanggaan komunitas sekolah.

Sementara program terbaru, yakni LTB Junior Skill Challenge yang merupakan kompetisi keterampilan futsal khusus siswa SD yang dirancang sebagai ajang seru, edukatif dan menghibur. Anak-anak akan diuji melalui tantangan teknik dasat seperti dribbling, passing, shooting, dan ketangkasan.

Selain itu, program terbaru juga ada LTB Dance Competition yang menghadirkan panggung kreativitas pelajar melalui kompetisi dance, cheerleader, hingga K-pop cover. Program tersebut menambah dimensi hiburan dan memberi ruang bagi pelajar non-atlet untuk tampil dan berkreasi.

“Dilengkapi dengan sub kompetisi LTB Skill Challenge untuk kelompok usia 12 tahun sebagai tahap pembinaan awal, serta LTB Dance Competition sebagai wadah ekspresi seni dan tari modern bagi pelajar SMA untuk membangun ekosistem Liga yang infkusif dan relevan dengan budaya pelajar,” kata Muhammad Aldiansyah CEO Hypenamic Group.

Konferensi pers Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola (LTB) with Tri 2026 di Surabaya, pada Jumat (9/1/2025). Foto: Risky suarasurabaya.net

Dalam Liga futsal ini, ada juga LTB Plus sebuah inovasi digital terintegrasi di season 2026, yang menyediakan berbagai fitur seperti match statistics, klasemen real time, premium photo, pendaftaran, pembelian tiket, serta layanan digital lainnya.

Selain inovasi digital, ada juga aktivasi pra-event melalui school connect yang telah menjangkau 20 sekolah melalui roadshow sebagai sarana edukasi, sosialisasi liga, fun activation dan penguatan engangemet langsung dengan pelajar.

“Pada 2026, Liga ini secara resmi menggunakan nomenklatur Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola with Tri 2026 sebagai kolaborasi strategis antara dunia pendidikan, industri, dan ekosistem olahraga komunitas,” kata Sigit Herprabowo SVP Head of Region East Java IOH.

Di season 2026 ini, Yamaha Fazzio LTB with Tri 2026 menargetkan 200 school participant, 750.000 offline spectactors, 1.000.000 online spectactors, dan 100.000.000 digital engagement.

Target utamanya adalah pelajar SMP, SMA serta alumni dengan range usia 12-21 tahun. Sedangkan target skundernya yakni keluarga, orang tua dan komunitas futsal dengan range usia 25-40 tahun.

Seperti diketahui sebelumnya, gelaran futsal tersebut pada 2025 tercatat ada 100 lebih sekolah yang berpartisipasi dengan total 300 pertadingan. Di Surabaya, ada 121.589 penonton offline. Kemudian di Gresik ada 21.278 penonton dan di Mojokerto ada 29.137 penonton.(adv/ris/wld/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Sabtu, 10 Januari 2026
27o
Kurs