Minggu, 22 Februari 2026

Amerika Kembangkan Batere Super Awet

Laporan oleh Desy Kurnia
Bagikan

Stanford University di Amerika Serikat sedang mengembangkan teknologi batere smartphone yang mampu bertahan lebih dari seminggu. Teknologi ini juga bisa digunakan di mobil listrik yang mampu bertahan menempuh hampir 600 kilometer tanpa recharge.

Steven Chu mantan Menteri Energi Amerika Serikat mengatakan batere ini menggunakan lapisan mikroskopis karbon untuk menjaga agar materi lithium dalam batere tidak bocor.

Metode ini juga disebut tim dari Stanford University mampu memperpanjang usia batere hingga bertahun-tahun.

Riset yang dilakukan Stanford University ini siap ditindaklanjuti industri untuk segera diproduksi massal. (edy)

Foto: Ilustrasi

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Minggu, 22 Februari 2026
25o
Kurs