Bocoran iPhone 17e: Chip A19, Dynamic Island, Harga Mulai Rp10 Jutaan
Selasa, 17 Februari 2026 | 17:00 WIB
Stanford University di Amerika Serikat sedang mengembangkan teknologi batere smartphone yang mampu bertahan lebih dari seminggu. Teknologi ini juga bisa digunakan di mobil listrik yang mampu bertahan menempuh hampir 600 kilometer tanpa recharge.
Steven Chu mantan Menteri Energi Amerika Serikat mengatakan batere ini menggunakan lapisan mikroskopis karbon untuk menjaga agar materi lithium dalam batere tidak bocor.
Metode ini juga disebut tim dari Stanford University mampu memperpanjang usia batere hingga bertahun-tahun.
Riset yang dilakukan Stanford University ini siap ditindaklanjuti industri untuk segera diproduksi massal. (edy)
Foto: Ilustrasi