Sabtu, 4 April 2020
Berm Penahan Jalan Jalur Lereng Semeru

Ambrol 60 Meter, Diperbaiki Gotong-Royong

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Ambrolnya berm penahan jalan lereng Gunung Semeru di Desa Argosari, Kecamatan Senduro setelah dicek Tim Gabungan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Lumajang di dekat SDN Argosari 01 itu, ambles mencapai 60 meter.

“Kemarin, saya bersama Ir Nugroho Dwi Atmoko Kepala Dinas PU telah melakukan pemeriksaan di lokasi sekaligus survey seberapa parahnya kerusakan yang terjadi. Setelah diukur, panjang berm penahan jalan yang ambles mencapai 60 meter,” kata Rochani, Ssos kepada Sentral FM, Senin (27/1/2014).

Panjangnya berm penahan jalan yang ambles di jalur lereng Gunung Semeru itu, terbagi 3 titik. Bahkan ada yang sampai menggerus pinggiran badan jalan. “Titik yang ambrol itu adanya median pinggiran jalan yang digunakan sebagai trotoar bagi masyarakat setempat,” paparnya.

Kondisi ini dinilai membahayakan bagi warga, karena tidak menutup kemungkinan siswa yang berjalan kaki ke sekolah, bisa terpeleset lalu terjatuh ke tebing dengan kedalaman lebih dari 4 meter. Mengingat kondisi itu, BPBD bersama Dinas PU langsung melakukan kajian untuk penanggulangannya.

“Melalui survey, kita memutuskan untuk memasang penguat berupa dek di sepanjang tebing sisi jalan yang ambrol. Itu bersifat sementara saja. Nantinya, bisa dibangun infrastruktur plengsengan permanen dari Dinas PU,” terangnya.

Dalam penanganan darurat itu, BPBD menyerahkan kebutuhan biayanya untuk dihitung Dinas PU. Sedangkan, pekerjaannya akan dilakukan secara gotong-royong oleh warga. “Kami memperkirakan, awal Februari depan pekerjaan sudah bisa dilaksanakan, sesuai dengan instruksi DR H Sjaharzad Masdar, MA Bupati Lumajang,” demikian pungkas Rochani, Ssos.

Seperti diberitakan sebelumnya, berm penahan jalan Argosari, Kecamatan Senduro ambrol disebabkan intensitas hujan yang tinggi di kawasan lereng Gunung Semeru tersebut.

Amblesnya berem jalan itu terjadi dalam tempo yang tidak bersamaan. Yakni mulai 18 Desember 2013 disebabkan hujan lebat dan terakhir 21 Januari karena pemicu yang sama. Melihat kondisi itu, akhirnya aparat Desa setempat melaporkan kepada Bupati melalui BPBD Kabupaten Lumajang untuk dilakukan penanggulangan.

Dari data di BPBD Kabupaten Lumajang, longsoran yang terjadi pada berm penahan jalan di jalur Desa Argosari, Kecamatan Senduro ini, bukan kali pertama ini saja terjadi. Namun, beberapa waktu lalu juga sempat terjadi peristiwa yang sama akibat intensitas hujan yang tinggi.

Jalan Desa di lereng Gunung Semeru tersebut, memang berada di sisi tebing yang cukup dalam hingga rawan longsor lantaran kondisi tanahnya labil. Apalagi, berm penahan jalan itu kebanyakan tidak diperkuat dengan plengsengan permanen. (her/ipg)

Teks Foto :
– Tanggul Penahan Tanah (TPT) di sisi jalan Desa Argosari, Kecamatan Senduro yang ambrol.
Foto : Sentral FM.

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Trailler Tabrak Pembatas Jalan di Tol

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Surabaya
Sabtu, 4 April 2020
26o
Kurs