Sebuah truk bernomor polisi AE-8029-UM yang tidak diketahui kepemilikannya, menjadi sasaran aksi anarkhis warga Ranuyoso Lumajang, Kamis (23/1/2014).
Truk yang terparkir di lapangan Desa Ranu Bedali, Kecamatan Ranuyoso tersebut, diduga milik komplotan pelaku pencurian hewan (curwan). Warga beramai-ramai menggulingkan mobil lalu dibakar.
Dari informasi yang dihimpun Sentral FM, warga yang melakukan aksi pembakaran truk tersebut, sebelumnya melakukan pengejaran pelaku pencurian yang beraksi di wilayah Tiris, Probolinggo atau perbatasan dengan Kecamatan Ranuyoso.
“Pelaku curwan beraksi dinihari sebelumnya di sana. Dan, warga melakukan pengejaran sampai ke Kecamatan Ranuyoso, tepatnya di Desa Ranu Bedali,” kata AKP Kusmindar Kasat Reskrim Polres Lumajang.
Dalam pengejaran itu, warga menemukan truk yang diparkir di lapangan Desa Ranu Bedali. Tidak ada satupun awak truk yang terlihat di sana, hingga warga pun menduga kendaraan angkutan berat itu milik komplotan pelaku curwan yang mereka cari.
Akhirnya tanpa dikomando lagi, warga segera menggulingkan truk lalu membakarnya. Dalam tempo singkat saja, truk ini tinggal menjadi arang setelah dilalap si jago merah.
Saat ini, truk yang hangus itu masih terongok di lapangan Desa Ranu Bedali. Sementara, warga yang melakukan pembakaran akhirnya membubarkan diri. Selanjutnya, peristiwa itupun terdengar aparat kepolisian, baik dari Polsek Ranuyoso maupun Polres Lumajang.
“Truk sudah kami amankan dan masih dalam penyelidikan,” terang AKP Kusmindar. Sedangkan, pelaku curwan yang dikejar-kejar warga berhasil menghilang. Sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. (her/rst)
Teks Foto :
– Truk yang dibakar di lapangan Desa Ranu Bedali, Kecamatan Ranuyoso.
Foto : Sentral FM.
NOW ON AIR SSFM 100
