Sabtu, 3 Januari 2026
Selama Open SAR Pencarian Pendaki

Jalur Pendakian Semeru Sementara Ditutup

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Selama pencarian jejak pendaki yang tersesat karena nekat melanggar rekomendasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) selaku pemangku wilayah, dengan menerobos ke puncak gunung Semeru ini, jalur pendakian akan ditutup sementara.

DR Ir Ayu Dewi Utari, Msi Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kepada Sentral FM, Rabu (4/6/2014) mengatakan, pencarian untuk melacak jejak Azis Aminuddin, pendaki yang hilang, saat in menjadi fokus utama.

“Untuk sementara jalur pendakian ditutup untuk mempermudah open SAR pencarian korban. Bagi pendaki yang sudah berada di Pos Resort TNBTS Ranu Pane, kita larang untuk menuju puncak sementara waktu. Demikian pula bagi pendaki yang sudah berada di jalur pendakian mengarah ke atas atau turun, kita minta kembali ke Pos Resort TNBTS Ranu Pane,” kata dia.

Untuk pencarian terhadap pendaki Azis Aminuddin sendiri, saat ini pihak BB TNBTS dibantu personel SAR Gabungan yang sudah melakuan penyisiran kea rah puncak, akan memfokuskan pencarian ke arah jalur menuju Blank 75.

“Dari informasi yang dilaporkan kepada kami, korban tersesat dalam perjalanan turun dari puncak. Jika demikian, maka sekitar 300 meter diatas Cemoro Tunggal memang jalurnya membingungkn dan rawan membuat tersesat. Jika tersesat di sana,maka jalur satu-satunya ke arah kanan dan mengarah langsung ke Blank 75,” ujar dia.

Pelda TNI Sugiyono Pelatih Tim SAR Kabupaten Lumajang menyatakan, ia juga menduga hal yang sama jika pendaki tersesat 300 meter diatas titik Cemoro Tunggal, dipastikan mengarah ke Blank 75.

Blank 75 merupakan lokasi bertebing-tebing yang berbatasan dengan jurang. Tebing curam di Blank 75 merupakan batuan andesit yang licin untuk dilalui. Lokasinya sangat membhayakan dengan kedalaman jurang sekitar 75 meter. Kekhawatirannya adalah pendaki terpeleset dan jatuh ke jurang.

Pendaki yang tersesat ke titik ini, maka jalur satu-satunya akan merayap melalui tebing dengan kemungkinan bisa mengarah ke kawasan Tawon Songo, di wilayah Kecamatan Pasrujambe.

“Namun jika tersesat di jalur ini dan salah mengambil jalur, maka pendaki kan mengarah ke titik buntu dan tidak bisa lagi ke mana-mana. Sepanjang pengalaman kami melakukan Open SAR, kebanyakan pendaki yang tersesat di Blank 75 selalu ditemukan di titik buntu kawasan ini,” katanya.

Untuk upaya pencarian, Sugiyono juga mengungkapkan, sejak malam kemarin pihaknya telah memberikan pembekalan bagi Tim yang akan diberangkatkan melakukan penyisiran. Tim SAR Kabupaten Lumajang juga dibekali dengan peralatan panjat tebing. “Sebab, SAR di Blank 75 itu memang tidak mudah dan membutuhkan pengalaman khusus,” urainya.

Waktu yang dibutuhkan untuk pencarian, lanjut Sugiyono, juga tidak sebentar. Dibutuhkan kecepatan Tim SAR untuk mengarah ke titik fokus pencarian, untuk mempercepat ditemukannya korban. Biasanya upaya pencarian berkejaran dengan waktu.

Pertimbangan adalah perbekalan logistik korban yang tersesat habis hingga kelaparan. Sebab kebanyakan upaya pencarian selama ini, korban ditemukan dalam kondisi kelaparan karena perbekalan habis. Selain itu juga pertimbangan kondisi korban di medan dimana ia tersesat.

“Namun saat ini cuaca cerah dengan suhu antara 16 derajat celcius hingga 20 derajat celcius. Sehingga jauh kemungkinannya korban mengalmai hipotermia karena kedinginan. Semoga pendaki yang tersesat bisa segera ditemukan,” pungkas Sugiyono.

Dari informasi lainnya, diungkapkan bahwa korban memang tersesat dalam perjalanan turun dari puncak Semeru. Sebelumnya korban nekat menerobos ke puncak Semeru, sementara 5 teman rombongan lainnya, termasuk Hermansyah (24), selaku Ketua Rombongan kembali ke Kalimati setelah sampai di titik Cemoro Tunggal karena kelelahan. Nah, perjalanan turun inilah yang membawa petaka, hingga korban yang diinformasikan merupakan pendaki pemula ini tersesat. (her/dwi)

Teks Foto :
– Potret Gunung Semeru.
Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Sabtu, 3 Januari 2026
25o
Kurs