Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, akhirnya 5 orang Komisioner KPU Lumajang terpilih untuk menyelenggarakan Pemilu di Kabupaten Lumajang periode Tahun 2014-2019 resmi dilantik oleh KPU Provinsi Jawa Timur. Kelima Komisioner KPU Kota Pisang yang akan bertugas 5 tahun ke depan, mulai hari ini Jumat (13/6/2014), secara resmi bertugas.
Kustiati Sekretaris KPU Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM mengatakan, pelantikan kelima Komisioner KPU terpilih ini telah dilaksanakan di Gedung Grahadi Surabaya oleh Eko Sasmito Ketua KPU Jatim, Kamis (12/6/2014) siang.
Diantara Komisioner KPU Kabupaten Lumajang yang dilantik, masing-masing Syamsul, SPd.I, Rudy Hartono, SH, Muhammad Ridhol Mudjib, Siti Mudawiyah, SE dan Yusuf Adi Pamungkas. Mereka berhak dilantik karena ditetapkan mendapatkan peirngkat satu sampai lima.
Sedangkan lima orang cadangannya yang diputuskan KPU Provinsi Jatim sesuai hasil seleksi menduduki peirngkat enam sampai sepuluh, masing-masing Nanang Abdul Latif, SH, Hisbullah Huda, SH, Dra Samiasih, Masyhuri, Spd dan Yunus, SE.
“Ketua KPU Jatim melantik 5 Komisioner KPU Kabupaten Lumajang bersama-sama dengan keseluruhan 178 Komisioner KPU Kabupaten/Kota Se-Jatim di Gedung Grahadi. Dan dalam pelantikan kemarin, juga diberikan berbagai arahan untuk persiapan pelaksanaan Pilpres, baik oleh Gubernur maupun Kapolda Jatim,” kata Kustiati.
Pelantikan Ke-5 Komisioner KPU Kabupaten Lumajang ini, masih katanya, secara otomatis mencabut status KPU Kabupaten Lumajang yang selama ini di-take over KPU Jatim.
“Setelah resmi dilantik, status take over KPU Kabupaten Lumajang oleh KPU Jatim selama ini, karena jumlah Komisionernya hanya 3 orang yang berarti kurang dari kuota untuk mengambil keputusan, dicabut. Saat ini, KPU Kabupaten Lumajang kembali memiliki kewenangan untuk mengambil kebijakan dalam pelaksanaan Pemilu lagi,” paparnya.
Pasca pelantikan, lanjut Kustiati, hari ini juga ke-5 Komisioner KPU Kabupaten Lumajang dan jajaran Sekretariat KPU akan mengelar pertemuan. Agendanya adalah untuk melanjutkan kerja menuntaskan tahapan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang sejauh ini hanya tinggal menunggu hari saja.
“Jadi, Komisioner baru tinggal melanjutkan tahapan yang sudah dilaksanakan oleh Komisioner lama dibantu jajaran Sekretariat KPU. Kami yakin, Komisioner baru tidak akan menemui kendala. Paslanya dari nama-nama Komisioner yang terpilih dan dilantik, terdapat unsur mantan PPK yang menjaidpelaksana penyelenggaraan Pemilu, mantan Panswascan dan juga unsure jurnalis,” urainya.
Dalam pertemuan yang digelar selepas Sholat Jumat, juga akan dibahas terkait agenda Pleno untuk menentukan siapa Ketua KPU Kabupaten Lumajang p[eriode 5 Tahun ke depan.
“Kita rencanakan, Pleno untuk memilih Ketua KPU akan digelar pekan ini juga. Termasuk juga, akan ditentukan bidang atau divisi masing-masing Komisioner baru ini. Kami juga mengagendakan pisah kenal antara Komisioner KPU Lumajang demisioner dengan Komisioner yang baru dilantik,” jlentrehnya.
Terpilih dan dilantiknya 5 Komisioner KPU Kabupaten Lumajang yang baru, sambung Kustiati, juga tidak akan mempengaruhi proses gugatan PHPU (Perselisihan Hasil Pemilihan Umum) di Mahkamah Kontitusi Jakarta yang saat ini masih berlangsung.
Pasalnya, gugatan PHPU yang diajukan 4 Parpol baik untuk DPR RI, DPRD Jatim dan DPRD Kabupaten Lumajang, diantaranya dari PPP, PKPI, Partai Demokrat dan PKB sudah digelar.
“Kita hanya tinggal menunggu sidang keputusannya saja yang sesuai rencana akan ditetapkan antara 26 sampai 30 Juni nanti. Sebab, proses persidangan perselisihan atau gugatannya sudah digelar. Dan teleconfrence dengan MK juga sudah ditutup,” pungkas Kustiati. (her/rst)
Foto : Ilustrasi.
NOW ON AIR SSFM 100
