Menjelang pelaksanaan tahap pungut hitung suara, KPU Kabupaten Lumajang terus melakukan upaya untuk menekan angka golput memanfaatkan waktu yang tersisa.
KPU Kabupaten Lumajang tetap optimis bahwa angka Golput dalam pelaksanaan Pilpres kali ini bisa ditekan semaksimal mungkin. Parameternya adalah Pileg lalu, dimana angka Golput hanya berkisar 20 persenan saja.
“Kami optimis, untuk pelaksanaan Pilpres besok, golput kurang dari 20 persen,” kata M Ridhol Mudjib Komisioner KPU Kabupaten Lumajang ketika dikonfirmasi Sentral FM dalam kegiatan Deklarasi Pilpres Damai dan Berintegritas di Kantor KPU Jl. Veteran, Kecamatan Kota Lumajang.
KPU berharap, angka golput pada Pilpres bisa ditekan seoptimal mungkin. Karena pemahaman masyarakat tentang cara mencoblos dan sebagainya dinilai telah mencukupi.
“Yang terpenting adalah, melalui Pilpres besok, menjadi tumpuan agar aspirasi masyarakat bisa menjadi semangat untuk memilih kepemimpinan bangsa ke depan,” tutur M Ridhol Mudjib.
Sementara itu Hisbullah Huda, SH Komisioner Panwaslu Kabupaten Lumajang juga mengatakan, potensi Golput dalam pelaksanaan Pilpres besok, pihaknya mengaku tidak bisa memprediksi di awal. Namun ia menilai antusiasme masyarakat lebih besar dibandingkan Pileg lalu.
“Kalau kemarin angka Golput 20 persenan, saat ini ya kurang dari 20 persenan,” kata Hisbullah Huda.
Sementara itu, Dra Hj. Nurhidayati Tim Pemenangan Capres-Cawapres Jokowi-Jusuf Kalla di Kabupaten Lumajang mengatakan, potensi golput dalam pelaksanaan Pilpres besok, diharapkan tidak sebanyak Pileg lalu. “Namun, kami optimis bisa lebih rendah melihat tingkat antusiasme masyarakat saat ini,” kata Nurhidayati.
Sedangkan, Gatot Sunaryo Tim Pemenangan pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Hatta menyampaikan, tayangan Piala Dunia melalui media televisi yang malam nanti akan memasuki babak semifinal, dikhawatirkan juga bisa menjadi pemicu angka golput.
“Kami saat ini berupaya untuk memastikan setiap pemilih berangkat ke TPS untuk mencoblos. Karena Piala Dunia ini kita khawatirkan menjadi effect tersendiri yang menyebabkan masyarakat tidak datang ke TPS. Alasannya, mereka tertidur seusai sahur dan menonton semifinal Piala Dunia. Ini kita lihat sangat berpengaruh,” terangnya.
Selain itu, masih kata Gatot Sunaryo, di Desa biasanya kalau Pileg lalu disangoni dan saat ini tidak, maka berpotensi tidak hadir. Ini juga sangat berpengaruh. “Cara kami mengawal kehadiran TPS adalah, pengurus Parpol di setiap tingkatan bisa mengajak masyarakat hadir di TPS,” ujar dia.
Drs Eddy Hozainy Kabag Humas Pemkab Lumajang yang juga Humas Desk Pemilu Kabupaten Lumajang menyatakan, masa kampanye yang telah berlangsung sebulan, bisa menjadi bahan referensi bagi masyarakat untuk menentukan pilihannya. Karena bagaimanapun, aspirasi masyarakat sebagai warga Negara, sangat menentukan arah kepemimpinan nasional periode 5 tahun ke depan.
“Karena pentingnya aspirasi warga, tentu kami dari Desk Pemilu Kabupaten Lumajang akan terus mendorong masyarakat guna hadir di TPS guna menyalurkan suaranya. Karena, satu suara penting dan menentukan suksesi kepemimpinan nasional sesuai dengan siapa yang dikehendati dan mendapatkan amanah rakyat,” kata Eddy Hozainy.
Guna mengoptimalkan kehadiran warga Lumajang untuk hadir di TPS, Kabag Humas menambahkan, pihaknya akan memanfaatkan sisa waktu sehari jelang pencoblosan untuk melakukan siaran keliling di 21 Kecamatan.
“Siaran keliling ini dalam rangka sosialisasi, guna mengingatkan masyarakat agar besok, 9 Juli, hadir di TPS-TPS yang ada di lingkungannya. Yang kami sangat harapkan hadir adalah pemilih pemula, karena besok libur, jangan digunakan rekreasi. Hadir dulu di TPS. Bagi masyarakat, saya juga mengingatkan cek DPT, kalau tidak terdaftar bisa menggunakan KTP di TPS,” terangnya.
Selain itu, dalam pelaksanaan Pilpres besok, jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan Desk Pemilu Kabupaten Lumajang tidak akan melakukan peninjauan langsung ke TPS-TPS, seperti yang dilaksanakan saat Pileg lalu. “Kali ini, Forpimda dan Desk Pemilu akan melakukan pemantauan di Kantor Pemkab Lumajang dengan mengkomunikasikan perkembangannya saja,” pungkas dia. (her/dwi)
Teks Foto :
– Dua perwakilan Tim Pemenangan Capres-Cawapres saat berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Lumajang.
Foto : Sentral FM.
NOW ON AIR SSFM 100
