Kamis, 28 Mei 2020

Kampanyekan Gerakan Go Green No Drugs di Gunung Lemongan

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Go Green No Drugs, tulisan itu terpampang jelas di sebuah banner berukuran besar yang sengaja dibuat sebagai penyemangat kegiatan yang digelar para aktivis Laskar Hijau, sebuah komunitas peduli konservasi di Gunung Lemongan, Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah.

Kegiatan yang berbasis pelestarian lingkungan ini, dikampanyekan sebagai sebuah gerakan anti narkoba yang diselenggarakan bekerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Lumajang.

Aak Abdullah Al Kudus Koordinator Laskar Hijau kepada Sentral FM, Senin (10/3/2014), mengatakan bahwa kegiatan Go Green No Drugs ini digelar selama dua hari. Pesertanya ratusan remaja,pelajar dan mahasiswa dari berbagai elemen. BAik organisasi pecinta alam dan kepemudaan di Lumajang dan sekitarnya.

“Di antaranya Vabfas, Copaska, Pasisko, Ranting Alas, Dippa Cakra Wijaya, Candu Alam, Palaga, Saskapala, Mahapastie, Gaspalu, Gepala, Gembel Elite, CCS, Hipalapa, Mapashi, BEM Stikes Surabaya, HMI Komisariat Lumajang. Tidak ketinggalan juga Kerabat Kotak dari Lumajang, Probolinggo dan Jember dengan jumlah total peserta mencapai 150 orang,” kata Aak Abdullah Al Kudus.

Aak juga menambahkan, kegiatan kampanye anti naskoba berbasis lingkungan ini, sengaja dikampanyekan sebagai sebuah kegiatan positif yang mengajak untuk mencintai kesehatan. “Baik kesehatan diri sendiri dengan jauh dari narkotika maupun kesehatan lingkungan dengan melakukan pelestarian dan penghijauan,” paparnya.

Para peserta kegiatan ini, mendirikan tenda di sekitar kaki Gunung Lemongan sebelum mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Diantaranya, pemberian materi tentang anti narkoba yang disampaikan AKBP Wuwuh Priwibowo Kepala BNN Kabupaten Lumajang.

Pesan penting dari BNN Kabupaten Lumajang dari materi yang disampaikan, jika ada di antara masyarakat yang menggunakan Narkoba sebaiknya segera melapor ke BNN untuk direhabilitasi. “Daripada nanti ketahuan Polisi pasti ditangkap dan dipenjara,” kata AKBP Wuwuh Priwibowo dalam materi yang disampaikannya.

Selanjutnya, digelar diskusi dan sharing yang dipandu oleh Koordinator Laskar Hijau A’ak Abdullah Al-Kudus. Seluruh peserta terlihat sangat antusias untuk diskusi tentang anti narkoba ini, bahkan setelah acara diskusi usia, mereka masih terlihat melakukan diskusi lanjutan di kelompok-kelompok mereka sendiri. Kegiatan ini pun disusul dengan upacara api unggun.

Selain itu, peserta juga melakukan penanaman di sekitar Gunung Lemongan. Tepatnya di lokasi yang mengalami kerusakan dan terbakar pada Oktober 2013 lalu. Peserta menanam pohon sukun, petai, sirsak, apukat, durian dan bambu dengan total jumlah sebanyak 1000 pohon yang telah disiapkan oleh Laskar Hijau.

“Secara keseluruhan, kegiatan ini membawa pesan ‘Menanam bisa menyelesaikan masalah, tapi Narkoba hanya menambah masalah’. Ini yang terpenting dan harus ditanamkan kepada generasi muda kita,” demikian pungkas Aak Abdullah Al Kudus.

Sementara itu, Beny Resmana salah-satu peserta kegiatan Go Green No Drugs dari komunitas Vabfas mengatakan, kegiatan model ini sangat efektif karena memadukan gerakan anti narkoba dengan kegiatan peduli lingkungan.

“Saya yakin kalau orang itu mencintai lingkungan pasti menolak Narkoba. Karena jika pikiran sedang galau cukup dengan mendaki gunung, menanam, dan lain-lain bisa sembuh, tidak perlu narkoba,” kata Beny Resmana. (her/ipg)

Teks Foto :
– Kegiatan Go Green No Drugs yang digelar di Gunung Lemongan.
Foto : Sentral FM

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Mobil Box Terguling di MERR

Surabaya
Kamis, 28 Mei 2020
28o
Kurs