Pengamanan selama Ramadhan yang bersamaan dengan tahapan kampanye Pilpres, terus diperketat aparat Polres Lumajang. Jajaran kepolisian Kota Pisang ini bahkan telah menginstruksikan kepada personil patroli mobile, baik menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua untuk berkeliling pada jam-jam tertentu.
AKBP Singgamata Kapolres Lumajang kepada Sentral FM, Jumat (4/7/2014), mengatakan bahwa selama ramadhan, untuk memberikan kenyamanan, keamanan kepada masyarakat, maka seluruh titik rawan mendapatkan perhatian penuh personilnya.
“Saya telah memerintahkan untuk melakukan patroli di titik-titik rawan selama ramadhan dan lebaran mendatang Diantaranya saat ada penjualan takjil yang ramai dikunjungi masyarajat, masjid-masjid, obyek vital dan wilayah pemukiman, saat tarawih. Saat ada ibadah di tengah-tengah masyarakat dan juga kekosongan penghuni di wilayah pemukiman, maka personil harus hadir di sana,” kata Perwira Menegah (Pamen) Kepolisian asal Sumatera Barat ini.
Mempertegas yang disampaikan orang nomor satu di jajaran kepolisian Kota Pisang ini, AKP Sugianto Kasubag Humas Polres Lumajang dalam kesempatan terpisah menambahkan, pada jam-jam tertentu yang telah diploting, tidak boleh ada kendaraan patroli yang dikandangkan di Mapolres maupun Mapolsek.
“Seluruh patroli mobile harus bergerak, berkeliling memastikan pengamanan masyarakat. Ini telah menjadi instruksi Kapolres Lumajang, agar kondusifitas masyarakat tetap terjamin keamanannya,” bebernya.
Selain protap pengamanan itu, masih kata AKP Sugianto, Polres Lumajang saat ini juga melaksanakan operasi Cipta Kondisi (Cipkon) dengan sasaran berbagai potensi kegiatan penyakit masyarakat (Pekat). Diantaranya, perjudian, prostitusi yang akan kita pantau dengan koordinasi Satpol PP, peredaran miras, perdagangan bebas petasan dan mercon yang dilarang.
“Sejak awal Ramadhan lalu, kita telah rutin menggelar operasi Cipkon ini untuk memastikan bahwa bulan suci jauh dari kegiatan pekat. Tidak hanya itu saja, berbagai tindak kejahatan jalanan atau street crime juga menjadi perhatian utama kami, agar selama menjelang lebaran situasinya kondusif,” urainya.
Aksi kejahatan jalanan tersebut dicontohkan AKP Sugianto bisa berupa pencopetan yang dilakukan di pertokoan yang saat ini mulai dipadati pengunjung. Selain itu, juga kewaspadaan terhadap kejahatan terhadap nasabah bank yang saat ini mulai meningkat penarikan tunai dari masyarakat.
“Untuk itu, kita telah memploting patroli, baik jalan kaki maupun mobile guna memastikan keamanan dan menyamanan masyarakat. Kita imbau juga, agar masyarakat yang melakukan transaksi di bank, memintakan jasa pengawalan. Jika di pertokoan juga jangan terlalu mencolok dan harus terus waspadai dengan barang yang dibawanya,” imbaunya.
Dalam kesempatan yang sama AKP Sugianto menambahkan, Polres Lumajang juga tengah mempersiapkan pola pengamanan menghadapi arus mudik dan balik lebaran mendatang. Dimana yang menjadi perhatian adalah ruas jalur penghubung antara Probolinggo menuju Jember dari arah utara yang terdapat beberapa titik rawan kecelakaan.
“Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada jalur selatan yang menghubungkan menuju wilayah Malang yang rawan longsor. Tidak hanya itu saja, kami juga akan mewaspadai potensi terjadinya bajing loncat pada arus mudik dan balik lebaran mendatang dengan memaksimalkan personil pengamanan yang ditempatkan di titik-titik tertentu di sepanjang jalur mudik dan balik,” demikian pungkas AKP Sugianto. (her/ipg)
Teks Foto :
– AKBP Singgamata Kapolres Lumajang.
Foto : Sentral FM.
NOW ON AIR SSFM 100
