Potensi pelaksanaan Pemilu Tahun 2014 ini akan sarat dengan transaksional atau money politik yang diperkirkan akan berdampak terhadap tingkat kehadiran pemilih di TPS (Tempat Pemungutan Suara), direaksi santai oleh DR H Sjahrazad Masdar, MA Bupati Lumajang.
Dimana, orang nomor satu di Kota Pisang ini menyebutkan bahwa transaksional atau money politik dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif mendatang, tidak akan se-massive yang terjadi pada Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Tahun 2013 lalu.
“Money politik saya rasa tidak akan separah Pilbup atau Pilgub lalu. Pada Pemilu Legislatif ini yang diuntungkan adalah masyarakat. Menurut saya pribadi, semua memberi uang tidak apa-apa,” kata Masdar Bupati ketika dikonfirmasi Sentral FM di Pendopo Kabupaten, Selasa (11/3/2014).
Bahkan, masih kata Bupati Lumajang, Caleg-Caleg yang maju dalam kompetisi untuk meraih jatah tiket ke kursi lembaga legislative memberi uang kepada masyarakat, juga dinilai tidak ada salahnya.
“Itu shodaqoh, anggap saja demikian. Semuanya kan orang kaya. Bahkan kalau mungkin, kan ada empat lembar surat suara. Empat-empatnya memberikan uang kepada masing-masing masyarakat, itu malah lebih bagus lagi. Biar masyarakat mendapatkan shodaqoh yang banyak,” ujarnya.
Akan tetapi, masih kata Bupati Lumajang, menyangkut pilihan adalah hak nurani pemilih sendiri untuk menentukan kemana aspirasinya akan disalurkan. “Saya terus memberikan imbauan dalam berbagai kesempatan agar masyarakat tidak memilih yang memberi uang. Pasalnya, pilihan jika ada iming-iming uang, maka perjuangan aspirasinya ke depan tidak akan menjadi amanah,” tegas Masdar Bupati.
Menyangkut potensi ketidakhadiran masyarakat ke TPS jika tidak diberi uang atau money politik dalam Pemilu Legislatif, disebutkan Masdar Bupati, hal itu tidak menjadi indikator yang menentukan. “Masyarakat datang ke TPS itu kan tidak harus dengan uang. Bisa difasilitasi angkutan dan lainnya. itu sudah terbukti kok,” jlentrehnya.
Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk datang ke TPS saat Pemilu mendatang. “Jangan ada yang tidak datang. Datang ke TPS, menyalurkan hak politik dan hak suaranya kepada partai mana saja peserta Pemilu. Ada 12 Parpol dan ratusan Caleg. Agar Negara ini menjadi Negara yang maju, damai dan sejahtera,” tuturnya. (her/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
