Kamis, 8 Januari 2026
Antisipasi Kekurangan Stok Darah

PMI Lumajang Mobile Kumpulkan Pendonor Jelang Ramadhan

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Memasuki bulan Ramadhan hampir bisa dipastikan pendonor darah akan mengalami penurunan. Kondisi ini yang akan menjadi pekerjaan berat bagi jajaran PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Lumajang, terutama dari staf Unit Donor Darah (UDD) untuk bisa menjamin sekaligus memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat.

Kartika Indah Susanti Kepala Tata Usaha Kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM, Kamis (15/5/2014), mengatakan jumlah pendonor yang terdata di PMI sebanyak 10 ribu lebih secara rutin maish bisa menyumbangkan darahnya dengan ketercukupan dengan permintaan masyarakat.

“Setiap bulan, paling tidak maksmal 1200 kantong darah yang bisa kita cukupi. Namun, nanti memasuki ramadahan, maksimal hanya 800 kantong saja. Itupun tidak optimal karena ditambah stok persediaan sebelum ramadhan. Hal ini menjadi kebiasaan, karena di saat ramadhan pendonor tidak seaktif sebelumnya,” kata dia.

Di bulan-bulan tertentu seperti Ramadhan yang tingkat donasi darahnya mengalami penurunan, UDD PMI Kabupaten Lumajang teap mentargetkan maksimal menghimpun 800 kantong darah dari berbagai cara. Baik melayani rutin di KAntor UDD PMI maupun secara mobile.

Menyangkut hal ini, Drs H As’at Malik, MAg Wakil Bupati Lumajang mengatakan, sisa waktu 2 bulan menjelang ramadhan kali ini, UDD PMI Kabupaten Lumajang harus menggencarkan lagi sosialisasi dan menggelar bhakti sosial donor darah di berbagai wilayah di Lumajang.

“Guna memaksimalkan kegiatan donor darah, PMI tidak hanya menunggu di layanan Kantor UDD saja. Namun, juga harus melakukan kegiatan jemput bola di sasaran-sasaran yang telah ditetapkan dengan menggunakan bus donor. Diantaranya di sekolah, kampus, tempat peribadatan, lembaga pemerintahan, pabrik dan lainnya. Terutama di masjid-masjid, bisa seusai tarawih pukul 20.00 WIB sampai malam,” kata dia.

UDD PMI, lanjut dia, tidak bisa menunggu saja untuk memenuhi kebutuhan darah yang sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk itu, UDD PMI juga melakukan aksi jemput bola.

“Bahkan, sebelum ramadhan kalau bisa dalam berbagai kegiatan apapun dilakukan bakti sosial donor darah. Contohnya seperti dalam kegiatan olahraga di Alun-Alun atau Rapat Kerja di Pendopo, UDD PMI harus hadir untuk menggiatkan aksi donor darah sekaligus sosialisasi. Upaya ini juga yang kami lakukan menjelang Ramadhan guna mengantisipasi kekurangan stok darah,” ungkapnya.

Hal itu disebabkan, setiap bulannya kebutuhan darah masyarakat terus meningkat. Saat ini ditargetkan kebutuhan darah di Kabupaten Lumajang setiap bulan mencapai 1000 kantong sampai 1200 kantong. Hingga, darah yang dihimpun PMI dari donor masyarakat setiap bulannya masih mencukupi. “Apalagi, PMI Kabupaten Lumajang saat ini belum bisa memenuhi permintaan darah dari Kabupaten lainnya,” pungkas dia. (her/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Kamis, 8 Januari 2026
26o
Kurs