Jajaran Polres Lumajang, Selasa (25/2/2014), mengerahkan 400 personelnya untuk menggelar Simulasi Pemilu dalam rangka Pra Latihan Operasi Mantab Brata 2014 di Alun-Alun. Selain aparat kepolisian, kegiatan ini melibatkan 300 lebih personel gabungan, dari unsur TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Satuan Linmas dan lainnya.
Dari pantauan Sentral FM, sejumlah tenda yang menggambarkan berbagai obyek vital yang harus diamankan dalam pelaksanaan Pemilu mendatang, telah disiapkan di Alun-Alun. Diantaranya, Kantor KPU, Panwaslu, Pemkab Lumajang, DPRD Lumajang, Pengadilan Negeri, Kejaksaan hingga TPS.
Sebelum Pra Latihan Operasi digelar, seluruh personel terlebih dulu mengikuti apel serta mendengarkan penjelasan scenario simulasi yang akan dilaksanakan. AKP Sugianto Kasubag Humas Polres Lumajang menyampaikan, ada 9 skenario yang untuk diperagakan. Skenario itu, mulai dari pengamanan makanan Caleg atau Food Security, penyisiran tempat kampanye oleh Tim Jihandak dengan menggunakan metal detector.
“Skenario lain, pengawalan caleg dan jurkam ke lokasi kampanye, pengamanan dan pengaturan arus lalu-lintas di lokasi kampanye, pengamanan juru kampanye ketika terjadi aksi anarkhis sehingga terjadi escape (pengamanan dari lokasi, red), Quick Response ketika terjadi kendala-kendala lalu-lintas,” kata AKP Sugianto.
Skenario berikutnya, pada masa tenang dimana petugas melakukan pengamanan untuk pencopotan alat peraga. Di masa tenang ini, juga dialkukan patroli dan pengawasan kamtibmas di masyarakat. Gakkumdu yang telah dibentuk juga akan melakukan tupoksinya menampung adanya pelanggaran yang dilaporkan.
Setelah itu baru memasuki tahapan pemungutan suara di TPS yang diamankan personel dengan skala yang telah ditentukan, baik untuk rawan 1, rawan 2 dan aman. Dalam proses penghitungan suara, digambarkan terjadi aksi protes hingga anakrhis, dan diperagakan bagaimana cara bertindaknya.
“Skenario terakhir, proses penghitungan suara yang di Kantor KPU yang digambarkan terjadi penolakan dan aksi anarkis. Bahkan, diperagakan dalam aksi anarkis itu terdapat provokator yang mencoba memanaskan suasana dengan melakukan aksi penikaman terhadap salah-seorang massa,” jlentrehnya.
Dengan kondisi anarkis itu, personel pengamanan secara terpola dikerahkan. Mulai dari Satuan Sabhara, Negosiator hingga terakhir personel Dalmas dengan membawa tameng melakukan prosedur meredam aksi massa. Petugas memukul mundur aksi anarkhis massa, hingga Kantor KPU bisa dijaga dan diamankan.
AKP Sugianto juga menjelaskan, bahwa simulasi pemilu dalam rangka Pra Latihan Operasi Mantab Brata Tahun 2014 ini merupakan gladi kotor. “Besok akan digelar gladi resik atau GR-nya. Setelah itu, Kamin depan baru akan diperagakan dalam bentuk kolosal yang disaksikan jajaran Muspida, KPU, Panwaslu, DPRD dan Parpol peserta Pemilu Tahun 2014 ini,” demikian pungkas AKP Sugianto. (her/ipg)
Teks Foto :
– Simulasi Pemilu yang digelar jajaran Polres Lumajang di Alun-Alun.
Foto : Sentral FM
NOW ON AIR SSFM 100
