Selasa, 31 Maret 2020

Pondok Pesantren Jadi Fokus Pemutakhiran DPT Pemilu

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Pemutakhiran data pemilih untuk pelaksanaan Pemilu Legislatif Tahun 2014 ini, terus dilakukan KPU Kabupaten Lumajang. Pasalnya, data pemilih hingga saat ini dinyatakan belum sempurna. Terutama di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) yang rata-rata penghuninya adalah pendatang.

Untuk itu, KPU Kabupaten Lumajang memfokuskan pemutakhiran data pemilih di Ponpes ini. “Karena rata-rata para santri dan santriwati di Ponpes bukan dari masyarakat Lumajang sendiri. Namun, banyak dari daerah lainnya. Sedangkan untuk keterangan domisili, mereka kan dari domisili asal,“ kata Yuyun Baharita, A.Ma.Pd Komisioner KPU Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM, Rabu (19/2/2014).

Dengan fakta itu, masih katanya, santri dan santriwati Ponpes harus memutuskan apakah nantinya akan menyalurkan aspirasinya di Lumajang atau di daerah asalnya sendiri. “Jika kemudian ditetapkan memilih di Lumajang, maka data pemilih di daerah asalnya harus dihapuskan. Hal ini untuk menghindari pemilih ganda,” urainya.

Hal ini, lanjut Yuyun Baharita, juga akan berpotensi menambah dan mengurangi jumlah pemilih dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif yang telah terdata hingga saat ini di KPU Kabupaten Lumajang.

Dimana saat pendataan pemilih lalu, terdata 833.933 dan selanjutnya berkurang menjadi 831.785 setelah dilakukan pemutakhiran. Dan, data itu kemudian berkurang lagi 834 pemilih dari 830.951orang hasil pemutakhiran lanjutan pada 18 Januari 2014.

“Jumlah DPT terus berkurang karena masih ditemukan pemilih ganda, meninggal dunia, dan pindah domisili, sehingga KPU Lumajang mencoret ratusan nama pemilih tersebut dari DPT Pemilu Legislatif 2014,” ungkapnya.

Dengan pemutakhiran yang terus berlangsung, masih menurut Yuyun Baharita, data DPT tersebut masih belum final dan kemungkinan masih bisa berubah karena KPU pusat masih memberikan waktu penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di hingga Maret 2014. “Kami akan terus melakukan perbaikan DPT hingga 14 hari menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif yang digelar 9 April 2014,” pungkas Yuyun Baharita. (her/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Mobil Terbakar di Karah Indah 1

Penyemprotan Disinfektan di A.Yani

Truk Terguling di Karang Pilang

Biasanya Berjubel, Kini Sunyi

Surabaya
Selasa, 31 Maret 2020
26o
Kurs