Sabtu, 5 Desember 2020

Rumah Korlap Aksi Sweeping Truk Pasir Dirusak Kawanan OTD

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Aksi sweeping truk pasir guna menertibkan batas tonase kelas jalan yang dilakukan puluhan warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir berujung terjadinya aksi pengerusakan rumah. Dimana, rumah Sandi Nomo (52), selaku korlap aksi sweeping truk pasir yang tinggal di Dusun Sumbersari, Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir dilempar batu oleh kawasan Orang Tak Dikenal (OTD) hingga pecah berantakan.

AKP M Djumali Kapolsek Kunir kepada Sentral FM, Selasa (24/2/2014), mengatakan bahwa aksi pengerusakan ini terjadi tiba-tiba pasca terjadi keributan di lokasi sweeping warga di depan SMP Negeri 1 Kunir. Dari informasi yang dihimpun aparat kepolisian, warga yang melakukan sweeping kemudian didatangi serombongan warga Desa Kunir Lor lainnya yang dikomando seseorang berinisial KI.

Di lokasi sweeping akhirnya terjadi perang mulut hingga kemudian memicu terjadinya aksi saling pukul. Namun aksi ini tidak berlangsung lama karena berhasil diredam aparat kepolisian.

Namun ternyata, aksi ini diduga berbuntut panjang dengan terjadinya aksi pengerusakan rumah korlap aksi sweeping truk pasir ini. Padahal rumah Sandi Nomo yang berada di utara Kantor Kecamatan Kunir, cukup jauh dari lokasi aksi sweeping.

AKP M Djumali menyampaikan, awalnya aksi sweeping ini berlangsung aman-aman saja. Bahkan, warga juga telah sepakat tidak akan melakukan aksi kekerasan apalagi sampai merusak truk yang nekat melintas.

“Saya di lokasi bersama Muspika Kunir saat itu. Setelah itu, saya bergeser ke sisi barat untuk memantau di sana. Setelah saya tinggal inilah, terjadi keributan antara warga yang melakukan sweeping dengan kelompok KI tersebut. Setelah itu, terjadilah perkelahian diantara mereka,” kata Kapolsek Kunir.

Selain itu, lanjutnya, rumah Sandi Nomo didatangi lalu dilempar batu hingga pecah. Insiden keributan dan pengerusakan ini kemudian berhasil diredam. Dan, penanganan perkaranya saat ini dilimpahkan ke Polres Lumajang. “Peristiwa ini ditangani Satuan Reskrim Polres Lumajang,” pungkas AKP M Djumali.

Sementara itu seperti diberitakan sebelumnya, bahwa aksi sweeping ini sengaja dilakukan karena warga jengkel dengan kerusakan jalan akibat operasional armada truk pasir dengan tonase muatan yang berlebihan. Dikatakan Sandi Nomo, kerusakan jalan Desa Kunir menuju Lumajang dari jalur Desa Kedungmoro sudah semakin parah.

“Bahkan, dua jembatan di sepanjang jalan itu kondisinya sudah mengkhawatirkan. Kalau tidak segera dilakukan pembatasan tonase seperti ini, jalan Desa kami jadi semakin rusak saja. Padahal, jalan ini sangat kita butuhkan untuk kelancaran transportasi dan perekonomian,” kata Sandi Nomo. (her/ipg)

Teks Foto :
– Sweeping truk pasir yang dilakukan warga Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir.
Foto : Sentral FM

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Banjir di Tambak Langon

Banjir di Darmo Indah Sari

Mobil Terguling di Tol

Mobil Nyaris Masuk Sungai di Wiyung

Surabaya
Sabtu, 5 Desember 2020
26o
Kurs