Sabtu, 3 Januari 2026
Asah Kemampuan Seni Anak Berkebutuhan Khusus, Datangkan Guru Khusus

Seni Membatik Jadi Kurikulum Wajib Siswa SDLB di Lumajang

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Anak didik berkebutuhan khusus di SD Luar Biasa (SDLB) Bhakti Wanita Lumajang Jl. Veteran memiliki banyak talenta-talenta yang juga khusus, terutama di bidang seni. Untuk itu, pihak sekolah sampai mendatangkan guru seni khusus dan menyiapkan dana sendiri guna mengasah kemampuan mereka.

Sutiyo Yahman Saputro Kepala Sekolah SD Luar Biasa Bhakti Wanita Lumajang kepada Sentral FM, Rabu (28/5/2014), mengatakan bahwa sekolahnya menyediakan dana khusus untuk membayar guru seni ini. Hal itu dilakukan untuk mengasah talenta anak didik berkebutuhan khusus di sekolahnya, yang kebanyakan memang memiliki jiwa seni.

Dari 31 siswa dan terbagi 4 kategori, masing-masing A untuk peserta didik Tuna Netra (buta), klasifikasi B untuk peserta didik Tuna Rungu (bisu tuli), C untuk peserta didik tuna grahita (cacat mental) dan klasifikasi D untuk peserta didik Tuna Daksa (cacat tubuh).

“Dari 31 anak didik kami yang terbagi dalam 18 Rombel (Rombongan Belajar) ini, kebanyakan memang memiliki talenta tersendiri dalam bidang musik. Karena anak-anak didik kami sebelum masuk ke sini memang memiliki bakat dalam seni musik dan sudah banyak aktivitasnya di luar sekolah,” kata Sutiyo Yahman Saputro.

Jadi untuk lebih mengasah kemampuan anak didik berkebutuhan khusus di sekolahnya, Sutiyo Yahman Saputro menyatakan, pihaknya mendatangkan guru khusus untuk membina mereka. Tidak hanya musik saja, sekolah juga mendatangkan guru di bidang seni lainnya, seperti seni lukis dan membatik.

“Untuk mendatangkan guru seni baik musik maupun lukis dan membatik, sekolah tentu menyediakan dana tersendiri guna memberikan honor bagi mereka. Honor guru seni ini juga menyesuaikan dari dana BOS (Batuan operasional Sekolah) yang kami terima mas. Karena kami tentu tidak bisa membebani wali murid. Untuk hal itu ya pintar-pintar kami mengkondisikan keuangannya,” terangnya.

Sutiyo Yahman Saputro juga mengungkapkan, khusus untuk seni membatik, anak didik di sekolahnya untuk kelas 4,5 dan 6 SD Luar Biasa serta SMP Luar Biasa hingga SMA Luar Biasa diwajibkan bisa menekuninya. Sebagai kurikulum wajib, seni membatik ini diajarkan bagi seluruh anak didik di SD Luyar Biasa ini sejak setahun yang lalu.

“Hal inilah yang menjadi keunggukan di sekolah kami. Bahwa seni membatik telah menjadi kurikulum wajib bagi anak didik kami. Kurikulum seni membatik ini telah kita terapkan sejak setahun yang lalu,” demikian urai Sutiyo Yahman Saputro saat ditemui di kantornya.

Untuk mempromosikan keunggulkan kemampuan seni anak didiknya, SD Luar Biasa Bhakti Wanita beberapa kali telah melakukan pentas seni, Terutama di acara pelepasan siswa yang diselenggarakan di Gedung Guru Jl. Veteran.

“Yang rutin adalah pertunjukan seni musik dan pameran hasil kerajinan tangan anak didik saja. Namun, kami akan menggagas pameran utnuk seni lukis dan membatik, namun menunggu dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dulu. Akan tetapi penjajakan pernahkami lakukan dengan pameran saat verifikasi Kabupaten Sehat dan produk anak-anak kami dibeli Tim dari Pusat,” ujar dia.

Sutiyo Yahman Saputro dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan, tidak mudah mendidik anak berkebutuhan khusus. Selain membutuhkan pengawasan khusus dengan juumlah anak didik di setiap rombelnya dibatasi maksimal 5 anak didik, tergantung jumlah pendidik dan ruang kelas, juga membutuhkan kesigapan dalam menjelaskan materi pendidikannya.

“Terutama bagi anak didik kategori C yang ccat mental. Mereka harus mendapatkan penjelasan yang lebih dari setiap materinya. Bahkan, kadang-kadang anak didik itu ya jalan-jalan saja di ruang kelas. Jadi, guru yang harus dituntut sabar banget untuk mendidik mereka,” pungkas Sutiyo Yahman Saputro. (her/dwi)

Teks Foto :
– Potret anak didik berkebutuhan khusus di SD Luar Biasa Bhakti Wanita Lumajang.
Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Sabtu, 3 Januari 2026
26o
Kurs