Senin, 12 Januari 2026

Sibuk Pengamanan Pileg, Polres Lumajang Siapkan Pam UN

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Polres Lumajang tetap mempersiapkan pengamanan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMA meskipun saat ini jajaran kepolisian tengah sibuk melakukan pengamanan Pemilu Legislatif. Saat ini telah dilakukan ploting personel pengamanan UN di lembaga sekolah secara tertutup.

AKP Sugianto Kasubag Humas Polres Lumajang kepada Sentral FM, Jumat (12/4/2014) mengatakan, untuk kawasan Kota Lumajang telah diploting 40 personel melakukan pengamanan di lembaga penyelenggara. Sedangkan di setiap Kecamatan akan dikerahkan dua personel dari masing-masing Polsek untuk setiap lembaga.

Pengamanan juga telah dibagi baik untuk pengawalan distribusi naskah soal dan lembar jawaban sampai pengamanan di lokasi ujian. “Khusus untuk di lokasi ujian nanti dilakukan secara tertutup. Artinya, personel tidak mengenakan seragam dinas,” katanya.

Selain itu, personel yang melakukan pengamanan di lembaga sekolah juga tidak mengawasi sampai di ruang kelas. Hanya diperbolehkan di seputaran areal sekolah saja dan hal ini diterapkan untuk menjaga psikologis anak didik yang tengah mengikuti UN. “Hal itu sesuai protap yang telah diatur dari atas,” papar AKP Sugianto.

Selain itu, untuk naskah soal UN dan lembar jawabannya saat ini masih disimpan di ruangan khusus Mapolres Lumajang. Sesuai jadwal yang telah dikordinasikan dengan jajaran Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lumajang, naskah dan lembar jawaban UN akan didistribusikan ke tingkat Kecamatan dan disimpan di Mapolsek, Sabtu (12/4/2014).

Untuk pengawalan pendistribusiannya telah dipersiapkan secara matang dan telah dibagi untuk setiap rayon. Dalam pengawalannya, personel Polres Lumajang juga akan didampingi staf Dinas Pendidikan dan Pengawas Independen.

“Setiba di Mapolsek, naskah akan digudangkan dan dikunci bersama-sama oleh kepolisian, Dindik dan Pengawas Independen. Nantinya tepat pada hari H, naskah baru akan didistribusikan ke lembaga penyelenggara pelaksanaan UN,” urai AKP Sugianto.

Ia juga menyampaikan, bahwa pengamanan yang sama akan diterapkan sampai nanti saat pendistribusian kembali naskah dan lembar jawaban UN ke Mapolsek yang diteruskan berjenjang hingga Polres dan ke Surabaya.

“Termasuk juga pasca pelaksanaan akan tetap kita pantau, terutama pada saat kelulusan. Jajaran Polres Lumajang melarang anak didik untuk terlalu euphoria dengan melakukan aksi coret seragam dan konvoi ugal-ugalan di jalan. Kalau itu dilakukan, tentu jajaran Satlantas akan menerapkan tindakan tegas dengan sanksi tilang,” ujar dia.

Menyangkut adanya potensi penyebaran jawaban UN yang dilakukan oknum, baik secara langsung maupun melalui perangkat HP, Polres Lumajang juga akan melakukan pengawasan ketat. Polres Lumajang akan menindak pelakunya yang mencoba mengacaukan UN karena hal itu menyangkut perkara pidana.

“Bahkan, kami telah bekerja sama dengan provider selular untuk melakukan penyelidikan bilamana terjadi penyebaran jawaban melalui HP. Kalau terjadi, tentunya bisa kita ungkap dan tangkap serta proses pelakunya secara pidana,” tegas AKP Sugianto.

Sementara itu Drs Eddy Hozainy Kabag Humas Pemkab Lumajang mengatakan, Bupati Lumajang telah menyebarkan edaran kepada anak didik melalui sekolah agar fokus dengan pelaksanaan UN.

“Di sisa waktu yang hanya tiga hari ini, anak didik harus menambah bekal akademiknya. Orang tua sebagai garda terdepan pengawasan anak didik di rumah harus melakukan pengawasan yang baik kepada mereka. Orang tua tidak boleh memberikan target yang nantinya akan membebani anak didik. Arahkan mereka dan berikan pemahaman bahwa UN dengan standar nasional menjadi tolok ukur kemampuan mereka untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” kata Eddy Hozainy.

Kabag Humas Pemkab Lumajang juga menyampaikan, anak didik yang saat ini banyak terpantau nongkrong di sejumlah titik di kawasan Kota Lumajang, diminta untuk mengurangi kegiatan itu. “Tentu anak didik juga membutuhkan waktu refresing, bertemu teman atau berdiskusi. Namun, diimbau agar pandai-pandai membagi waktu. Yang terpenting, tidak mengganggu waktu belajarnya saja,” pungkasnya.

Di bagian lain, Drs Winhatno Hari Surya, MM Kepala Dindik Kabupaten Lumajang mengungkapkan, jumlah peserta UN untuk siswa SMA/MA sebanyak 5.153 anak didik yang akan menempati 304 ruang kelas. Untuk peserta dari SMK mencapai 3.090 anak didik. Jumlah keseluruhan peserta UN jenjang SMA mencapai 8.243 anak didik yang akan menempati 155 ruang kelas. “Sedangkan pengawasnya, untuk SMA/MA mencapai 608 orang dan SMK berjumlah 310 orang,” paparnya. (her/dwi)

TeksFoto :
1. AKP Sugianto Kasubag Humas Polres Lumajang.
2. Drs Eddy Hozainy Kabag Humas Pemkab Lumajang.
Foto :Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Senin, 12 Januari 2026
28o
Kurs