Selasa, 13 Januari 2026

Truk Terbuka Dilarang Angkut Massa Kampanye Pemilu

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Simulasi pengamanan Pemilu dalam rangka Operasi Mantab Brata 2014, Rabu (26/2/2014), berlanjut. Penekanan pada hari kedua simulasi yang digelar jajaran Polres Lumajang di Alun-Alun adalah penertiban massa kampanye yang menggunakan kendaraan bermotor.

Terutama massa kampanye yang dikerahkan dengan menumpang truk terbuka dan arak-arakan motor. Personil pengamanan Pemilu dari jajaran Satlantas Polres Lumajang pun memperagakan penertiban yang dilakukan, mulai dari menghadang, memberikan imbauan hingga melakukan penindakan.

Dari pantauan Sentral FM, peragaan penertiban truk terbuka ini diawali dengan peragaan sebuah truk terbuka yang berisi penuh massa kampanye melintas di jalanan. Massa terus meneriakkan yel-yel kampanye dan bahkan ada yang naik ke atas bodi bak belakang truk.

Hal inilah yang dinilai berbahaya oleh petugas Satlantas hingga dilakukan penghadangan. Saat itu sopir diminta turun dan petugas mengimbau untuk menurunkan penumpangnya. Namun, penumpang tetap ngotot tidak mau turun hingga sempat terjadi protes. Namun, petugas bertindak tegas dengan menilang sopir truknya.

Demikian pula dengan arak-arakan motor dari massa kampanye yang dilakukan pengawalan. Ada yang menggunakan motor dengan knalpot brong dan tidak mengenakan helm. Petugas juga bertindak tegas dengan melakukan penilangan terhadap mereka.

AKBP Singgamata Kapolres Lumajang mengatakan, tindakan ini dilakukan karena penggunaan truk terbuka sangat berbahaya ketika digunakan mengangkut penumpang manusia. Demikian pula dengan arak-arakan motor yang tidak mematuhi disiplin lalu-lintas juga dinilai mengganggu pengendara lainnya dan membahayakan jika tidak menggunakan helm.

“Untuk itu, kita memperagakan kondisi-kondisi yang sangat mungkin terjadi di lapangan dalam simulasi ini. Bagaimana cara bertindak bagi personil yang diutamakan. Akan tetapi, cara bertindak di lapangan nanti, juga akan ditekankan dengan melihat situasi yang terjadi,” kata AKBP Singgamata.

Simulasi ini, masih kata Perwira Menengah (Pamen) Kepolisian asal Sumatera Barat ini, juga dalam kaitan sosialisasi. Tujuannya, agar masyarakat dan Parpol tahu larangan-larangannya.

“Untuk itu, Simulasi ini akan kita gelar secara kolosal besok, Kamis (27/2/2014), dihadapan Muspida, DPRD, KPU, Panwaslu dan 12 Parpol peserta Pemilu di Kabupaten Lumajang di Alun-Alun ini” pungkas Kapolres Lumajang. (her/rst)

Teks Foto :
– Jajaran Satlantas Polres Lumajang menghadang truk terbuka yang mengangkut massa kampanye dalam simulasi lanjutan di Alun-Alun.

Foto : Sentral FM.

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 13 Januari 2026
29o
Kurs