Jumat, 2 Januari 2026

Waspada Mudik Lewat Jalur Rawan Longsor Lumajang-Malang

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Jajaran Polres Lumajang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya mensosialisasikan imbauannya kepada para pemudik yang melintas di jalur selatan yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Lumajang menuju Malang

Pasalnya, jalur yang berbatasan dengan tebing dan jurang ini, di sejumlah titik rawan terjadi longsoran. Titik rawan longsor di jalur ini, diantaranya di kilometer 54, 56 dan 58 arah Turen, Malang.

“Di titik-titik ini masih ada potensi longsoran bebatuan dari atas tebing diatas jalan. Terutama ketika hujan masih mengguyur. Untuk itu, kami mengimbau pemudik yang melintas di jalur selatan Lumajang-Malang agar terus meningkatkan kewaspadaannya,” kata Purwanto, SH Sekretaris BPBD Kabupaten Lumajang kepada Sentral FM.

Sementara itu, AKP Sugianto Kasubag Humas Polres Lumajang menyampaikan, untuk penekanan kewaspadaan serta pengamanan di jalur selatan selama arus mudik dan balik lebaran, pihaknya telah mendirikan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2014 di titik Piket Nol.

“Di sana, personel Polres Lumajang telah ditempatkan untuk terus memantau dan mengamankan jalur ini sepanjang mudik dan balik lebaran. Tentunya, pengamanan itu juga melibatkan instansi terkait, diantaranya BPBD Kabupaten Lumajang, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan lainnya,” katanya.

Kewaspadaan ini, lanjut dia, sangat penting untuk memastikan keselamatan selama berkendara. Dimana, sesuai analisa cuaca, saat ini hujan juga masih mengguyur sehingga masih berpotensi longsoran.

“Sepekan lalu, di jalur selatan juga terjadi longsor di 5 titik berbeda. Dan peristiwa ini terjadi tiba-tiba, sehingga sangat membahayakan pengemudi. Imbauan kami, jika hujan deras, sebaiknya melalui jalur utara saja yang lebih aman,” paparnya.

Dalam kesempatan terpisah, Totok Sujarwo Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dishub Kabupaten Lumajang menyampaikan untuk pengamanan jalur mudik di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang, pihaknya telah menambah rambu-rambu dan memasang puluhan spanduk imbauan.

“Rambu itu, terutama kami pasang juga di jalur selatan. Termasuk spanduk imbauannya. Harapannya, pengemudi bisa terus meningkatkan kewaspadaan, sehingga mengurangi potensi kecelakaan sekecil apapun di jalanan,” kata Totok Sujarwo. (her/dwi)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perpaduan Macet dan Banjir di Kawasan Banyuurip-Simo

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Perpaduan Hujan dan Macet di Jalan Ahmad Yani

Surabaya
Jumat, 2 Januari 2026
26o
Kurs