Jumat, 6 Maret 2026

BPBD Imbau Warga Tak Bunuh Satwa Turun Gunung Semeru

Laporan oleh Sentral FM Lumajang
Bagikan

Purwanto Sekretaris BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau agar warga tidak membunuh satwa endemik yang turun ke pemukiman akibat kebakaran hutan di Gunung Semeru, mengingat termasuk satwa yang dilindungi dan populasinya sedikit.

“Segera laporkan ke aparat terdekat, atau ke BPBD jika mendapati satwa endemik Semeru berkeliaran di perkampungan. Selanjutnya kami akan meneruskannya ke Badan Konservasi Sumberdaya Alam untuk dikembalikan ke habitat semula,” katanya kepada Sentral FM, Selasa (3/11/2015).

Purwanto juga menambahkan, insiden babi hutan yang turun hingga ke wilayah pemukiman warga, Senin (2/11/2015), diduga karena puncak musim kemarau dan kebakaran hutan menyebabkan makanan bagi satwa liar itu berkurang di habitatnya.

“Meskipun jaraknya memang jauh mencapai puluhan kilometer, satwa ini bisa turun dari kawasan hutan menerabas wilayah persawahan hingga menuju ke pemukiman warga,” kata Purwanto.

Seekor babi hutan dari Semeru turun ke permukiman warga di Perumahan Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono yang melukai tujuh orang dan merusak tiga rumah. BPBD memperkirakan satwa lainnya juga berpotensi turun gunung menuju permukiman warga.(her/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Jumat, 6 Maret 2026
25o
Kurs