
Sebanyak 55 mobil hias dan 80 orang peserta dengan kostum yang terbuat dari bahan daur ulang memeriahkan Karnaval Budaya Lumajang dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Lumajang (Harjalu) ke-760, Sabtu (19/12/2015).
Kegiatan ini berlangsung di sepanjang Jalan Ahmad Yani, jalur menuju pusat kota, hingga Jalan PB Sudirman dan di seputaran Alun-Alun ini menampilkan berbagai kesenian dan budaya. Antara lain Tari Godril, Tari Glipang, dan masih banyak lainnya.
Karnaval Budaya ini juga diikuti perwakilan dari Kabupaten lain. Antara lain Kota Probolingo dan Banyuwangi yang menampilkan kesenian khas daerah masing-masing. Peserta dari Kota Probolinggo menampilkan tari Kelabang Songo, yang merupakan kesenian khas daerah itu.
Asat Malik Bupati Lumajang saat membuka acara ini mengatakan, beragam kesenian yang ditampilkan dalam Karnaval Budaya Lumajang ini adalah bukti bahwa ragam seni dan budaya Lumajang sangat kaya.
Keragaman dan kekayaan seni budaya ini, kata Asat, menjadi modal yang bisa dijual dalam industri pariwisata Lumajang. Sebab, industri pariwisata merupakan salah-satu sektor yang menjadi unggulan Lumajang.
“Terutama dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) mendatang. Untuk itu selamat, dan tampilkan kesenian yang terbaik sebagai ajang promosi daerah,” ujar Asat.
Kegiatan yang digelar sejak pukul 10.00 WIB ini menarik animo ribuan warga. Mereka memenuhi sepanjang rute yang dilalui peserta mulai dari Alun-Alun hingga ke Stadion Semeru Lumajang. (her/den)
Teks Foto:
– Potret salah-satu peserta mobil hias kesenian dari perwakilan Kota Probolinggo yang menyemarakkan Karnaval Budaya Lumajang.
Foto : Sentral FM.