Sabtu, 11 Juli 2020

Suara Surabaya Di Mata Para Rektor

Laporan oleh Agung Hari Baskoro
Bagikan
Prof. Moh. Nasih Rektor Unair. Foto: Humas Unair

Suara Surabaya punya banyak arti mendalam bagi kalangan akademis, terutama bagi para Rektor di kampus-kampus Surabaya.

Paling tidak, ini yang mereka ceritakan pada redaksi Suara Surabaya sejak kemarin, Rabu (10/6/2020), menjelang ulang tahun ke-37 Radio Suara Surabaya.

Menurut Prof. Moh. Nasih Rektor Unair, Radio Suara Surabaya adalah satu dari contoh ikhtiar untuk mencerdasakan dan berkontribusi pada berbagai persoalan.

“SS adalah radio yang luar biasa, radio yang tidak biasa.  Kami menilai, SS sungguh menjadi radio yang sarat dengan ikhtiar untuk mencerdasakan dan berkontribusi pada berbagai persoalan, tidak semata-mata hiburan, tapi juga informasi dan ikut serta dalam menangani berbagai hal,” ujarnya.

Ia berharap, Suara Surabaya tetap sukses, sehat, dan terus semangat dalam menjadi media penyampai informasi terbaik di masyarakat. Terutama tentang lalu lintas.

“Khususnya, tentu saja yang paling heboh soal lalu lintas, (diberitakan) Medokan Ayu macet, Rungkut macet, semua macet, jadi gak berangkat kerja,” katanya berkelakar.

Sedangkan, Prof. Mochamad Ashari Rektor ITS menilai Suara Surabaya bukan hanya sekedar media menyampai informasi, tapi juga membawa kebermanfaatan pada sosial masyarakat.

“Suara Surabaya selalu memberi kebermanfaat yang besar bagi masyarakat luas. Tidak hanya informasi, tapi juga kebermanfaatan sosial masyarakat. Semoga SS selalu ada di hati pendengarnya dan selalu jaya di udara,” jelasnya.

Sementara itu, Suara Surabaya (SS) di mata Prof. Nurhasan Rektor Unesa sudah lebih dari sebuah media, menurutnya SS adalah lembaga yang mampu memediasi berbagai elemen masyarakat dan ruang aspirasi publik, dan solusi bagi permasalahan sosial.

“Bagi saya, Radio SS lebih dari sekedar media yang menyampaikan informasi, tetapi selalu menjadi lembaga memediasi setiap elemen masyarakat, menjadi ruang aspirasi publik, serta menemukan solusi bagi permasalahan sosial,” katanya.

Prof. Achmad Jazidie Rektor Unusa punya pendapat juga. Bagi Unusa, SS merupakan partner yang sangat strategis, terutama dalam memperkenalkan kampus Unusa dengan berbagai kegiatan dan capaiannya.

“Begitu banyak, selama ini, SS membantu memperkenalkan siapa Unusa dan apa saja yang telah dan sedang dilakukan oleh Unusa. Mudah-mudahan kerjasama Unusa dan SS tetap terjalin dengan baik dan selakin erat,” katanya.

Terakhir, ada Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T Rektor Ubaya. Ia berharap, SS makin jaya dan terus mengudara serta menjadi media yang interaktif, inovatif, dan kreatif dalam memberikan informasi teraktual menginspirasi, dan mengedukasi masyarakat.

“Makan soto paling enak pakai koya
Jangan lupa diaduk dulu biar makin nikmat
Selamat ulang tahun SS media
Semoga terus mengudara dan menginspirasi masyarakat,” pungkasnya lewat sebuah pantun. (bas/rst)

 

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Meinara Iman Dwihartanto

Potret NetterSelengkapnya

Fortuner Masuk Sungai Kaliwaron

Mobil Masuk Sungai di Kaliwaron

Mobil Tabrak Pohon

Jangan Sembarangan Main Layang-Layang, Guys

Surabaya
Sabtu, 11 Juli 2020
27o
Kurs