Senin, 27 September 2021

Optimalkan Informasi untuk Publik, Dispendukcapil Surabaya Tengok Pengelolaan Konten di Suara Surabaya

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Agus Imam Sonhaji Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya masuk ke studio siaran Radio Suara Surabaya pada Sabtu (28/8/2021). Foto: Suara Surabaya

Sebanyak tujuh orang staf Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya bersama mahasiswa dan dosen Universitas 17 Agustus 1945 berkunjung ke Suara Surabaya Centre, Sabtu (28/8/2021).

Rombongan itu dipimpin Agus Imam Sonhaji Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya. Mereka datang untuk menengok proses pengelolaan konten di Suara Surabaya Media.

“Kami datang untuk belajar cara mengelola konten. Walaupun kami ini lebih ke pelayanan publik, tapi ternyata belakangan kami menyadari, konten atau informasi untuk masyarakat itu sangat diperlukan,” ujar Agus Imam.

Publik, kata Agus Imam, tidak hanya memerlukan pelayanan yang prima, tapi mereka ternyata juga membutuhkan informasi akurat dan detail tentang bagaimana mengakses pelayanan itu.

Dalam waktu dekat ini, Dispendukcapil Surabaya akan mengoptimalkan semua kanal informasi yang dimiliki—baik situs web maupun media sosial—untuk memenuhi kebutuhan informasi publik.

Eddy Prastyo Manajer Produksi Suara Surabaya menerima rombongan dan memberikan pemaparan singkat tentang strategi pengelolaan konten Suara Surabaya Media.

Selanjutnya, Agus Imam Sonhaji bersama timnya berkunjung ke ruang redaksi untuk melihat proses pengelolaan media sosial Facebook e100 dan situs web suarasurabaya.net.

Setelah itu rombongan masuk ke studio siaran Radio Suara Surabaya. Saat itulah Agus Imam mengudara bersama Sih Wismanti Penyiar Radio Suara Surabaya.

Kepada pendengar Radio SS Agus menyatakan, saat ini persentase masyarakat yang memanfaatkan layanan pengurusan daring Dispendukcapil Surabaya secara mandiri sudah mencapai 65 persen.

Rombongan Dispendukcapil Kota Surabaya saat mendapatan pemaparan singkat oleh Eddy Prastyo Manajer Produksi Suara Surabaya, Sabtu (28/8/2021). Foto: Suara Surabaya.

“Sejak tahun lalu kami sudah menyiapkan channel layanan online yang bisa diakses dari rumah. Kami menunggu keluhan dari masyarakat apa yang perlu diperbaiki,” ujarnya.

Di luar pengakses layanan daring, 35 persen warga Kota Surabaya dia akui masih memilih pengurusan adminduk secara luring. Yakni dengan datang langsung ke 185 kelurahan atau kecamatan di seluruh Kota Surabaya.

“Masyarakat yang belum akrab dengan layanan online bisa mengurus di kelurahan atau kecamatan, agar tetap mendapat akses adminduk semudah mungkin,” kata dia.

Pada kesempatan ini, Sonhaji juga mengingatkan masyarakat Kota Surabaya agar lebih peduli dengan pembaruan-pembaruan dokumen Adminduk masing-masing.

Masyarakat yang mungkin pindah alamat, mengalami perubahan status pendidikan, atau status pernikahan, dia imbau segera memperbarui data lewat online atau ke kelurahan/kecamatan.(iss/den)

 

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Senin, 27 September 2021
27o
Kurs