Jumat, 1 Maret 2024

Datang ke Suara Surabaya Media, Ello Kusuma Gambar Wajah Hendra Hutagalung Penyiar Radio SS Menggunakan Kaki

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ello Kusuma Alfred Mandeville dan Hendra Lukas Hutagalung penyiar Radio Suara Surabaya ketika menunjukkan hasil gambar wajah Hendra karya Ello. Foto: Billy suarasurabaya.net Ello Kusuma Alfred Mandeville dan Hendra Lukas Hutagalung penyiar Radio Suara Surabaya ketika menunjukkan hasil gambar wajah Hendra karya Ello. Foto: Billy suarasurabaya.net

Ello Kusuma Alfred Mandeville penyandang disabilitas berprestasi lulusan Universitas Brawijaya (UB) Malang, menyambangi Suara Surabaya Media pada Minggu (11/2/2024) siang.

Dalam kunjungannya ini Ello berbagi kisah hidupnya, sekaligus menyapa kawan-kawan pendengar Radio Suara Surabaya.

Tidak hanya itu saja, Ello juga menunjukkan salah satu keahliannya, yakni menggambar dengan kaki. Hendra Lukas Hutagalung penyiar Radio Suara Surabaya menjadi modelnya.

“Saya gambar wajah Mas Hendra saja ya,” ucap Ello saat mengudara di Radio Suara Surabaya FM 100.

Dengan sigap ia mengambil secarik kertas dan pena yang telah disiapkan sebelumnya. Dalam waktu singkat, ia menuntaskan sketsa wajah Hendra Hutagalung.

“Wah, keren. Nanti gambarnya saya pajang di pigura,” ujar Hendra yang yang terkesima dengan teknik dan hasil gambar Ello.

Ello yang berasal dari Denpasar, Bali berasal dari keluarga keturunan Jerman. Ia kuliah di jurusan Desain Grafis Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya.

Sedari kecil Ello menjalani pendidikan di sekolah umum dan bergaul dengan anak-anak nondisabilitas. Ketika masuk kuliah, ia bergabung dengan Pusat Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya (PLDUB).

PLDUB merupakan pusat penelitian tentang isu disabilitas dan pemberian layanan bagi penyandang disabilitas di Universitas Brawijaya dan didirikan pada 19 Maret 2012.

Saat masih menjadi mahasiswa baru, ia sudah ditunjuk menjadi pemandu acara dalam event “The 2nd International Conference on Disability and Diversity in Asia” di Malang.

Ello telah menyelesaikan perjalanan pendidikannya dari Universitas Brawijaya Malang pada 20 Januari 2024 lalu dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.45.

Kini Ello memulai karier profesionalnya di dua instansi sekaligus yang berlokasi di Malang dan Australia.

Mengakhiri pembicaraan, Ello menyampaikan pesan kepada teman-teman penyandang disabilitas lainnya.

“Untuk teman-teman disabilitas dari lahir atau pun karena kecelakaan, tetap semangat dan harus cepat beradaptasi. Sebab semua yang besar berawal dari sesuatu yang kecil,” pesan Ello. (man/saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
28o
Kurs