Puluhan siswa TK Peek a Boo Deltasari, Sidoarjo mengunjungi Suara Surabaya Media pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda outing bulanan sekolah sebagai puncak tema pembelajaran di luar kelas.
Kunjungan tersebut diikuti 25 siswa TK kelas B dengan didampingi empat guru. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang memperkenalkan dunia media, khususnya radio, sebagai salah satu alat komunikasi modern.
Dita guru pendamping menjelaskan bahwa kunjungan ini selaras dengan tema pembelajaran tentang alat komunikasi. Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal perbedaan komunikasi tradisional dan modern secara langsung.
“Kebetulan kami sedang belajar tentang communication tools. Jadi kami mengenalkan ke anak-anak bahwa ada komunikasi tradisional dan modern, dan salah satu yang modern itu adalah radio,” ujar Dita.
Hal senada disampaikan Indah, guru pendamping lainnya. Dia mengatakan, ide kunjungan muncul dari rasa penasaran para siswa terhadap radio yang selama ini hanya mereka dengar suaranya.
“Anak-anak penasaran, radio itu kok cuma ada suaranya, nggak kelihatan orangnya. Makanya kami ajak ke sini supaya mereka tahu ternyata ada penyiar dan kru yang bekerja di balik siaran,” jelas Indah saat on air di Radio Suara Surabaya.
Selama berada di kantor Suara Surabaya Media, para siswa diajak melihat berbagai aktivitas dan produk media. Mulai dari pengelolaan media sosial, proses pengolahan berita, hingga menyaksikan secara langsung siaran radio.
Momen paling berkesan dirasakan Radeva, salah satu siswa peserta kunjungan, yang berkesempatan menyapa orang tuanya melalui siaran Radio Suara Surabaya.
“Halo Papa, ini Eva ada di Radio Suara Surabaya, Pa,” ucap Radeva dengan wajah ceria sambil mengenakan headphone siaran.
Melalui kunjungan ini, Dita berharap para siswa mendapatkan gambaran nyata tentang cara kerja radio dan dunia penyiaran.
“Harapannya mereka jadi lebih tahu, oh ternyata kerja di radio itu seperti ini, ada yang wawancara, ada yang direkam, ada yang siaran. Mereka kelihatan sangat excited,” ujarnya.
Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan inspirasi bagi siswa terkait profesi di bidang media.
“Kebetulan tema pembelajaran berikutnya tentang pekerjaan. Siapa tahu ke depan ada yang bercita-cita jadi penyiar radio atau bekerja di dunia media,” tutup Dita. (ily/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
