Tanah longsor di lereng bukit Tumpak Gudel Dusun Banaran Desa Depok Kecamatan Bendungan Kabupaten Trenggalek menyebabkan sedikitnya 10 rumah rusak berat.
Sejak tiga hari terakhir daerah tersebut diguyur hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor dan sedikitnya 10 rumah pemukiman warga rusak berat.
Dari data sementara yang dikeluarkan tim Satlak Penanggulangan Bencana, titik longsor terjadi di 3 RT, RT 20, 24, 25 yang semuanya masuk RW 9 di Banaran. Dengan kondisi paling parah terjadi di RT 25 dengan korban mencapai 8 kepala keluarga.
Seperti dilaporkan MAYA reporter Radio DSS Trenggalaek dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Senin 23/04), Menurut SOEHARTO Bupati Trenggalek saat dikonfirmasi mengatakan, pemerintah tidak mau mengambil resiko dengan membiarkan warga tetap berada di pemukiman.
Dan mulai Minggu (22/04) kemarin, warga yang menjadi korban tanah longsor dievakuasi ke tenda darurat yang dibangun Satlak Penanggulangan Bencana.
Langkah darurat akan diambil bergantung pada hasil evaluasi antar pihak desa dan Tim Satlak. Bantuan dari Pemkab Trenggalek sejumlah sembako dan peralatan masak juga sudah dikirim ke tempat lokasi.
Soal rencana relokasi, pemerintah masih menunggu rembukan antara pihak desa dan Perhutani, karena untuk melakukan tukar guling dengan lahan hutan pemerintah memerlukan izin dari Perhutani.
NOW ON AIR SSFM 100
