Minggu, 12 April 2026

Belasan Warga Gebang Keracunan Jamu Tradisional

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Sebanyak 14 orang warga Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur, keracunan setelah minum jamu tradisional hasil ramuan Ny. TASYA yang baru pertama kali membuat jamu.

Saat ini, ke 14 orang yang terdiri dari tiga anak-anak dan 11 orang dewasa, masih menjalani perawatan secara intensif di Puskesmas Sukorambi, Jember.

EDI ANTORO, Petugas Puskesmas Sukorambi, Jember, pada ANTARA, Senin (30/07) mengatakan, pada umumnya pasien mengalami mencret, mual dan muntah-muntah.

Sementara itu, SAFI’I, satu diantara seorang pasien keracunan jamu tradisional, mengatakan setelah minum jamu itu kepalanya menjadi pusing dan perut mual.

Merasa tubuhnya tidak nyaman, langsung ke Puskemas untuk minta pertolongan.

Sementara itu, JUMARLIS Humas Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember telah memperketat pengawasan penjualan obat-obatan dan jamu tradisional yang beredar di masyarakat.

“Pengawasan diarahkan ke dua jalur, yaitu para penjual jamu serta toko, dan produsen,” ujar JUMARLIS.

Adanya kasus keracunan jamu dan makanan selama ini, kata dia, mendorong pihaknya untuk lebih mengetatkan pengawasan.

Di Kabupaten Jember, peredaran jamu dan obat tradisional tidak terlalu besar. Banyak produsen yang membuat produk obat tradisonal hanya diperuntukkan bagi penjualan lokal.

“Jamu gendong atau jamu serbuk misalnya, kapasitasnya terbatas serta jarang dijual,” ujarnya.(ant/ipg)

Bagikan
Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 12 April 2026
26o
Kurs