Minggu, 1 Maret 2026

SmartKlamp Metode Khitan Tanpa Jahitan

Laporan oleh Rizka Amalia
Bagikan

Khitan atau sunatan bukan saja menjadi kewajiban bagi umat Islam, tapi sudah sejak lama telah diakui di dunia kesehatan. Tidak heran jika kemudian banyak dikembangkan alat canggih untuk menghasilkan khitanan yang lebih aman, cepat, seperti metode SmartKlamp ini.

Dr. NUNUNG NUGROHO Sp.RM Direktur Medik PHC Surabaya di sela-sela acara khitanan massal ,pada suarasurabaya.net, Rabu (04/04), mengatakan, SmartKlamp adalah alat khitan sekali pakai (disposable) berteknologi tinggi, yang didesain untuk menghasilkan khitanan yang lebih aman, cepat dan canggih.

Menurut Dr. NUNUNG, metode ini memiliki keunggulan tidak menggunakan jahitan, hampir tidak ada pendarahan. Dan setelah disunat langsung bisa beraktivitas seperti biasa. Selain itu, metode ini cukup simple, sehingga bisa mengurangi trauma pada anak.

DR. NUNUNG memaparkan metode ini pertama kali ditemukan di Belanda, namun diperkenalkan di Jerman. Dan baru berkembang di Malaysia dengan jumlah 2000 pemakai dalam satu tahun. Sedangkan di Indonesia sendiri baru diperkenalkan di Jakarta.

Rencananya metode SmartKlamp ini baru akan diluunching di Surabaya pada 8 April mendatang. Alat ini terdiri dari dua bagian yaitu tabung (tube) dan ring klem (clamping ring) yang didesain dengan menggunakan plastik terkini dan diproduksi dengan standar kualitas yang tertinggi. Alat SmartKlamp juga dilengkapi berbagai ukuran yang bisa disesuaikan dengan pasien.

Teks Foto:
1. Inilah bentuk SmartKlamp, terdiri dari dua bagian yaitu tabung (tube) dan ring klem (clamping ring).
2. Porses khitan dengan menggunakan SmartKlamp, yang bisa mengurangi trauma pada anak.
Foto: Repro PT Visi Sejahtera Medika dan RIZKA suarasurabaya.net.

Bagikan
Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Minggu, 1 Maret 2026
28o
Kurs