Sabtu, 26 September 2020

2020 Kualitas Jaringan Internet Indonesia Memburuk

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Kualitas komunikasi akan semakin memburuk menuju 2020 bahkan bisa jadi jaringan internet akan stagnant mengingat bandwidth semakin terbatas.

Dr. Drs. Henry Subiyakto SH MA Pakar Komunikasi dan Staff Ahli Menkominfo pada Radio Suara Surabaya mengatakan, ini karena jumlah pengguna internet semakin banyak dan setiap tiga bulan sekali smartphone memunculkan fitur baru sehingga membutuhkan bandwidth.

“Pengguna telekomunikasi dulu sedikit tapi sekarang sudah banyak yang memakai gadget dengan fasilitas internet untuk komunikasi juga. Frekuensi yang teralokasi juga kurang,” kata dia.

Padahal, lanjut dia, dulu sudah diatur berapa frekuensi yang digunakan untuk telekomunkasi seperti radio dan televisi juga sudah diatur sejak tahun 2000. Gadget sudah berkembang fungsinya, jika dulu hanya bisa digunakan untuk telepon sekaran bisa untuk komunikasi lain seperti facebook, twitter, line dan WA.

“Kita dituntut untuk melakukan penataan frekuensi tapi persoalannya ketika mau menata kembali paling banyak malah ditempati oleh televisi. Ini yang disebut golden frekuensi. TV analog harusnya sudah mulai berganti dengan TV digital karena 1 frekuensi bisa dipakai untuk 12 TV,” ujar dia.

Oleh karena itu, pemerintah selalu mengingatkan tentang pentingnya digitalisasi televisi. Sayangnya upaya pemerintah untuk mengatur frekuensi tidak banyak mendapat tanggapan dari banyak pihak, “Selama ini rencana pemerintah belum bisa direalisasikan, jadi 2020 jangan mengeluh kalau jaringan komunikasi semakin tidak bagus karena kedepan kita akan mengalami krisis bandwith,” kata Hedry. (dwi/rst)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Bypass Krian arah Mojokerto Macet

Underpass Satelit arah Mayjen Sungkono Macet

Kemacetan di Manukan

Surabaya
Sabtu, 26 September 2020
34o
Kurs