Rabu, 27 Mei 2020

Angkasa Pura I Usulkan Pembuatan Rute Transportasi Menuju T2

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

PT Angkasa Pura I mengusulkan kepada pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur agar dibuatkan rute transportasi menuju Bandara Internasional Juanda Terminal II. Rute ini penting, agar tidak terjadi keruwetan akses jalan baik dari maupun menuju Terminal II (T2).

Suratto Siswodihardjo Komisaris Utama PT angkasa Pura I pada wartawan, Rabu (15/1/2014) mengharapkan agar operasional T2 ini tidak meniru bandara Kualanamu Medan dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, dimana bandara sudah beroperasi tapi infrastrukturnya belum siap.

Disatu sisi, semua pihak harus belajar dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yang akses jalan sudah dibangun, padahal bandara tersebut, baru dibangun Maret mendatang.

“Ini yang perlu diantisipasi semua pihak, termasuk Pemprov Jatim agar dibuatkan akses jalan untuk menghindari kepadatan lalu lintas. Bisa dilihat dari operasional T1 (Terminal 1) kepadatan lalu lintas baik yang menuju maupun keluar dari Bandara Internasional Juanda cukup tinggi,” kata dia.

Berdasarkan data yang disampaikan PT AP I, hampir 80 persen kendaraan dari tol bandara menuju Juanda. Sementara saat ini saja Juanda menampung sekitar 46.000 orang per hari.

“Dengan jumlah penumpang sebanyak itu, asumsi kendaraan perhari mencapai 15.000 semua jenis kendaraan. Akses jalan sangat penting untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada land side (sisi darat),” ujar dia.

Kata Suratto, gambaran bandara Syamsudin Noor, diakui berkat kejelian Pemprov Kalimantan Selatan mengantisipasi operasional bandara baru. Akses jalan menuju bandara baru di Kalimantan Selatan itu cukup besar dengan ruas jalan lebar ditambah dari berbagai penjuru.

“PT AP I sudah mengajukan permintaan dibuatkan akses jalan maupun pengaturan rute. Tetapi sejauh ini pihak AP I masih menunggu perkembangan dari Pemprov Jatim. Prinsipnya kita minta dibuatkan akses jalan sebanyak mungkin,” katanya.

Sementara itu, Trikora Hardjo General Manager Angkas Pura I Bandara Internasional Juanda mengatakan, dengan volume penumpang yang mencapai rata-rata 46.000 per hari, Bandara Juanda masih butuh pengembangan. Selain melakukan pembangunan T2, menurut rencana PT AP I berencana mengembangkan double runway atau Terminal Tiga (T3).

Trikora Harjo mengatakan, sudah ada usulan lokasi yang sudah dipilih untuk pembangunan T3, demikian juga dengan pengajuan akses jalan ke Pemprov Jatim berkaitan dengan operasional T2.

“Pemprov Jatim sudah antisipasi untuk akses jalan T2, Senin depan pak Gubernur (Soekarwo Gubernur Jatim—red) akan mendengarkan paparan dari direksi tentang operasional T2. Rencana pembangunan T3 diprogramkan tahun 2017. Tentang lokasi, sejauh ini masih belum ditentukan termasuk luas lahan yang dibutuhkan,” ujarnya. (dwi/rst)

Berita Terkait
NOW ON AIR SSFM 100

Emma Rachmawati

Potret NetterSelengkapnya

Pohon Tumbang di Exit Tol Dupak

Kepadatan di Pasar Wadungasri

Truk Muat Jeruk Terguling

Mobil Box Terguling di MERR

Surabaya
Rabu, 27 Mei 2020
30o
Kurs